Hadiri Rapat Evaluasi, Sekda Berharap APBD-P Kampar Segera Ditetapkan

803 view
Hadiri Rapat Evaluasi, Sekda Berharap APBD-P Kampar Segera Ditetapkan
Midas Aditya
Suasana rapat evaluasi
DATARIAU.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Yusri MSi hadiri rapat evaluasi perubahan APBD Kabupaten Kampar Tahun 2018, yang dilaksanakan di Aula Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provisi Riau, Selasa (10/10/2018).

Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Kampar, Fikri  SAg, Kaban BPKAD Provinsi Riau , Syahrial Abdi dan seluruh Pejabat Eselon II dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar.

Sekertaris Daerah Kampar, Yusri berharap APBD-P Kampar segera ditetapkan.

"Setelah disampaikannya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Kampar tentang perubahan APBD Kampar tahun 2018 ke BPKAD Provinsi Riau yang selanjutnya dievaluasi bersama, kita berharap dengan telah dilaluinya proses tersebut APBD-P Kabupaten Kampar dapat segera ditetapkan ," ucapnya.

Dengan telah dilaksanakannya evaluasi ini, Yusri menghimbau kepada seluruh kepala OPD jika ada penambahan ataupun pengurangan anggaran di APBD-P, agar segera melengkapi administrasi dan menyesuaikan dengan anggaran yang telah dibuat. Supaya singkron dan tidak menyalahi sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.

"Seluruh Kepala OPD diharapkan segera menyesuaikan dan menyempurnakan kembali administrasi sebaik mungkin, agar anggaran kita segera ditetapkan, mengingat waktu pelaksanaan tinggal menghitung hari, Bulan Desember sudah didepan mata, bisa jadi tanggal 15 Desember semua sudah closing, untuk itu bila sudah ditetapkan, segera laksanakan kegiatan yang telah kita anggarkan di APBD-P ," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Yusri mengucapkan terima Kasih kepada BPKAD Provinsi Riau karena dengan adanya APBD-P ini, Pemerintah Daerah berkesempatan merapikan buku APBD 2018.

Sementara itu Kepala BPKAD Provinsi Riau, Syahrial Abdi mengatakan Pemerintah Daerah harus rasional dalam mengelola anggaran.

"Mencermati dinamika yang terjadi saat ini saya mengingatkan kedepannya, kita harus menganggarkan belanja berbasis pendapatan. Sebanyak itulah yang kita rencanakan hingga yang prioritas akan kelihatan karena kita tidak bisa memastikan ketersediaan anggaran seperti saat dana bagi hasil baik pusat maupun provinsi merupakan sesuatu yang belum pasti adanya yang akhirnya menyebabkan dilakukannya rasionalisasi anggaran," terangnya.


Penulis
: Midas Aditya
Editor
: Dhika
Sumber
: DataRiau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)