Cegah Covid-19, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan di Semprot Disinfektan

Datariau.com
563 view
Cegah Covid-19, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan di Semprot Disinfektan

TEMBILAHAN, datariau.com - Merebaknya Covid-19, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan laksanakan instruksi serentak penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh sudut ruangan kantor pelayanan Imigrasi Tembilahan, Inhil, Riau, Kamis (2/4/20) pagi.


Penyemprotan disinfektan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Tembilahan, yakni Najarudin Syafaat dan diikuti oleh seluruh jajaran Pegawai .


Kepala Imigrasi Najarudin Syafaat, saat dikonfirmasi ia menyatakan bahwa kegiatan serentak ini merupakan upaya memutuskan mata rantai penyebaran covid-19, terutama di wilayah masing-masing.


"Upaya pencegahan ini harus di mulai dari diri sendiri, jadi kita tidak bisa terus berharap  sama masyarakat apalagi pemerintah, kembali lagi pada diri sendiri untuk berbuat. Seperti itulah makna dari video confrence bersama Kanwil Kemenkumham Provinsi Riau," jelas Kepala Imigrasi Tembilahan


Selain itu, terkait isu adanya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang kerja dari Negara tetangga masuk ke Inhil, dirinya menjelaskan bahwa saat ini tidak ada jalur resmi untuk penumpang TKI.


"Tidak ada akses resmi untuk TKI asal Inhil untuk masuk, di Provinsi Riau hanya ada 2 pintu masuk yakni Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai. Kabupaten Inhil hanya membuka jalur pintu untuk kapal kargo pengangkut kelapa yang keluar masuk Negara Malaysia, jadi hanya ABK kapal saja yang kita awasi," tuturnya,


Lanjutnya, Kepala Imigrasi Tembilahan juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk membantu pemerintah mengawasi TKI ilegal.


"Kalau nanti ada masyarakat yang mengetahui bahwa TKI tidak resmi atau ilegal masuk ke Inhil tologn segera laporkan, karna saat ini Malaysia melakukan Lockdown, kita khawatir banyak TKI Ilegal masuk tanpa pemeriksaan tim pencegahan covid-19," imbuhnya.(zon)

Penulis
: Izon
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Inhil
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)