Bupati Rohil Serahkan 680 Sertifikat Prona Kepada Masyarakat Bagan Sinembah

Datariau.com
791 view
Bupati Rohil Serahkan 680 Sertifikat Prona Kepada  Masyarakat Bagan Sinembah
Foto:Sella
Bupati Rohil Suyatno didampingi Kepala BPN Rohil dan Camat Bagan Sinembah Sakinah saat menyerahkan sertifikat Prona kepada masyarakat yang diwakili penghulu/ lurah.

BAGANBATU, datariau.com - Bupati Rokan Hilir H Suytano AMP bersama Kepala Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Kabupaten Rokan Hilir Rocky Soenoko menyerahkan 680 Sertifikat Prona kepada masyarakat di 4 Kepenghuluan dan 2 Kelurahan di Kecamatan Bagan Sinembah,  Rabu (22/5/2019).


Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis di Mess Pemda di Kecamatan Bagan Sinembah pada acara buka bersama dan safari Ramadan Pemkab Rohil. Sertifikat prona tersebut diterima masyarakat yang masing- masing di wakili Lurah dan penghulu.


Ke 6 Kepenguluan atau kelurahan yang menerima sertifikat tersebut yakni Kelurahan Bagan Batu Kota diwakili Riwansyah, Kelurahan Bahtera Makmur Kota diwakili Zulkifli Kepenghuluan Bagan Batu diwakili Dedi, Bagan Batu Barat Zulfan Efendi, Bahtera Makmur diwakili Narso, Bakti Makmur diwakili Sucipto dan Jaya Agung diwakili Suparno.


Bupati Rokan Hilir H Suyatno menyampaikan sertifikat prona untuk masyarakat Kecamatan Bagan Sinembah cukup banyak yang sudah jadi, namun sebagian masih dalam tahap pengerjaan BPN.


"Ini kado Istimewa dari BPN, di bulan Ramadhan masyarakat Bagan Sinembah menerima sertifikat prona sebanyak 680 surat, cukup lumayan banyak," ungkap Bupati Suyatno.


Suyatno menyampaikan penyerahan ini hanya simbolis jadi yang lain tinggal dibagikan saja. "Ini hanya simbolis sisanya akan dibagikan menyusul," pungkas Bupati.


Bupati juga berpesan agar sertifikat Prona itu segera di serahkan kepada masyarakat supaya dapat dipergunakan atau dimanfaatkan sesuai keinginannya.


"Jangan ditahan- tahan segera diserahkan ke masyarakat, dan yang lainnya nanti nyusul," pesannya.


Sementara itu, Kepala BPN Rohil Rocky Soenoko mengatakan, sertifikat prona yang diserahkan untuk masyarakat tersebut belum sepenuhnya dan sebagian akan menyusul karena masih dalam pengerjaan. Kemudian ada juga  surat tanah ( SKGR) yang belum diserahkan ke BPN yang dimungkinkan masih jadi agunan Bank. "Nah ini, nanti kita akan koordinasi dulu seperti apa mekanismenya," singakt Rocky. (Sel)

Penulis
: Sella
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)