Bupati Irwan Sebut Tim SAKIP Perlu Diperkuat Lagi

Datariau.com
446 view
Bupati Irwan Sebut Tim SAKIP Perlu Diperkuat Lagi
Foto: Rahmad

MERANTI, datariau.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mengejar upaya mendorong peningkatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) agar meraih  predikat yang lebih unggul. Untuk mewujudkan itu, tim SAKIP perlu diperkuat lagi dalam mengevaluasi program kinerja SKPD.

Menurut Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, tim SAKIP masih lemah dalam mengesa penyusunan program kinerja yang efektif dan efisien. Karena untuk menyusun anggaran kegiatan di tiap SKPD diharapkan lebih mengedepankan daftar kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan dari SKPD. Sehingga  tidak terjadi pemborosan anggaran.

Hal yang menjadi fokus penilaian SAKIP yaitu seberapa besar pelaksanaan program yang dijalankan Pemerintah Daerah, mampu menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Ternyata tim SAKIP kita kurang lete, only one system nya agak kendor, jadi kurang di service. Saya berharap tim SAKIP, only one system nya diperkuatkan kembali, ini harus kita dorong terus. Jangan sampai gara-gara Menpan nya diganti dan kurang konsen dengan SAKIP, kinerja kita jadi kendor. kita tidak boleh begitu, karena SAKIP untuk meningkatkan kinerja kita semua," terang Bupati Irwan.

Dia juga menilai, walau pun kinerja pada tim SAKIP masih kurang optimal, rapat kerja yang dilaksanakan di Ballroom Afifa Sport Center itu merupakan langkah yang baik bagi seluruh SKPD. Sehingga SKPD bisa dapat lebih meningkatkan lagi kinerjanya dalam penyusunan program kinerja.

"Ini masih dalam proses, cuma ada fenomena jadi kinerja agak kendor. Karena kinerja agak mengendor saya buat acara rapat kerja seperti ini. Upaya ini untuk mengingat SKPD agar jangan lalai dan cuai dengan apa yang sudah diperintah. Tapi kalau mereka lalai, akibatnya nanti nilainya SAKIP nya rendah, dan akan berdampak pada masing-masing SKPD," jelas Bupati lagi.

Ditempat yang sama, Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapedda) Kepulauan Meranti, Ir Mamun Murod memberikan contoh bagaimana upaya representatif dalam memaksimalkan SAKIP untuk Satuan Kerja. Kata dia, program yang tidak perlu, tidak bisa dijadikan standar untuk meraih predikat baik pada SAKIP.

"Seperti di Bapedda itu ada 63 program, sekarang hanya 20 program. Jadi secara efisiensi, program yang tidak penting jangan dilanjutkan. Di Kementerian Kehutanan saja ada 9 dirjen, disana ada 9 program, jadi 1 Dirjen 1 program. Satu program itu yang difokuskan mereka," kata Mamun Murod. (mad)

Penulis
: Rahmad Santoso
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)