Bapenda Riau Sebut Perawang Daerah Potensi Kendaraan, Ipda A Ramadhan Berharap Ada Kegiatan Berikutnya..

Hermansyah
1.370 view
Bapenda Riau Sebut Perawang Daerah Potensi Kendaraan, Ipda A Ramadhan Berharap Ada Kegiatan Berikutnya..
Razia gabungan dari berbagai instansi terkait yang digelar di Kecamatan Tualang, Perawang.

SIAK, datariau.com - Perawang, Kecamatan Tualang daerah berpotensi kendaraan paling terbanyak khususnya di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Sehingga Tim Gabungan dari instansi terkait, Kamis (15/11/2018) pagi. Memutuskan Perawang sebagai tempat kegiatan melaksanakan razia gabungan.

Razia gabungan yang di gelar di Jalan Raya Kilometer 5 Perawang, Kecamatan Tualang tersebut di ikuti oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Perhubungan (Dishub), Jasa Raharja Provinsi Riau, Personil Polres Siak Unit Lantas Polsek Tualang beserta UPT Pengelolaan Pendapatan Perawang.

Dari pantauan datariau.com dilokasi pelaksanaan penertiban kendaraan itu, Kamis (15/11/2018) pagi. Tidak sedikitnya kendaraan roda 2 maupun roda 4 yang menjadi sasaran aparat petugas yang berjaga saat itu.

Saat ditemui usai menggelar kegiatan tersebut Kapolsek Tualang Kompol Jujur J Hutapea melalui Panit I Lantas Polsek Tualang Ipda A Ramadhan menyebutkan, dalam pelaksanaan kegiatan ini personil maupun instansi terkait tidak begitu mengalami kendala.

"Personil Polres Siak Unit Lantas Polsek Tualang kita menurun sebanyak 7 orang personil yang tergabung bersama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau dan instansi terkait lainnya. Dalam pelaksanaan tadi kita tidak ada kendala, kami juga berterima kasih sekali dengan instansi terkait, dan berharap kedepan ada kegiatan-kegiatan berikutnya yang sifatnya bertujuan seperti ini buat kami dari kepolisian untuk penegakan hukum dengan Bapenda tadi soal perpajakan dan SWDKLLJ," terang Ramadhan.

Lanjut Panit I Lantas Polsek Tualang itu, SWDKLLJ ini merupakan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Jumlah yang sudah ditertibkan dari pagi hingga selesai siang ini itu lebih kurang sebanyak 400 kendaraan, yang terdiri dari sepeda motor dan kendaraan roda 4.

"Kegiatan ini disampaikan untuk segera membayarkan pajak, peringatan dan lainnya. Sedangkan untuk penilangan kami pun sudah lakukan segala bentuk penilangan, berapa totalnya nantilah kita totalkan," imbuh Ipda A Ramadhan kepada datariau.com, Kamis (15/11/2018) siang.

Terangnya lagi, dari jumlah tadi seperti bentuk kelengkapan surat kendaraan dan ada pajaknya mati. Ia juga berharap kedepan kegiatan ini terus dilaksanakan sebagai kegiatan rutin dari bentuk positif bagi masyarakat dari bentuk ketertiban dalam berlalu lintas dan wujud kenyamanan, keselamatan, keamanan dan ketertiban berlalu lintas.

"Yang kedua kegiatan ini upaya menghindari tingginya angka kecelakaan lalu lintas khususnya di Kabupaten Siak," tutupnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi perihal kegiatan tersebut Budiman menyebutkan, bahwa disini (Perawang) sama dengan yang kemarin dilaksanakan tepat didepan Purna MTQ Pekanbaru dan itu merupakan titik pertama menggelar razia gabungan ini. Kegiatan ini sendiri untuk meningkatkan kesadaran pengendara agar taat untuk membayarkan pajak.

"Ini untuk meningkatkan kesadaran mereka (pengendara) agar membayarkan pajak, itu yang pertama. Agar taat membayarkan pajak tepat waktu. Kegiatan ini juga mengingatkan kita wajib pajak, kalau mereka tidak sadar inikan dampaknya pada pendapatan asli daerah (PAD. Sebab, pendapatan asli daerah itukan dari pajak," kata Kepala Dinas Bapenda melalui Kabid Pembukuan Pengawasan dan Pembinaan Provinsi Riau Budiman.

Ia juga mengatakan, karena keterbatasan SDM (personil/petugas) selama kegiatan tadi memang ada satu dua yang lepas dari pengawasan petugas. Ini juga sama halnya dengan kegiatan yang dilaksanakan di Pekanbaru.

"Agar tidak menumpuk kita buka dan biarkan dulu, agar tidak menumpuk. Dalam kegiatan ini juga kita mengutamakan keselamatan, karena daerah ini sangat berpotensi dari jumlah kendaraannya dan kalau kita lihat jalan ini sangat padatkan dari kecamatan lain lebih padat sini lah (Perawang)," ungkapnya.

Dijelaskan Budiman, bahwasanya kegiatan ini merupakan agenda rutin (tahunan) yang dilaksanakan sejak bulan Oktober-Desember 2018 nanti. Dan ini merupakan titik yang ketujuh dan yang pertama di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com