Wabup: Rohil Masuk Zona Merah

BNK Rohil Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Basira

Datariau.com
597 view
BNK Rohil Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Basira
Foto: Sella

BASIRA, datariau.com - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Rokan Hilir melakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan terlarang (Narkoba) di kecamatan Bagan Sinembah Raya (Basira), Selasa (15/10/2019).

Acara yang dilaksanakan di Kantor camat tersebut selaku narasumber disampaikan langsung oleh Kepala BNK Rohil Drs H Djamiludin, Kasat Narkoba Polres Rokan Hilir AKP Herman Pelani diwakili KBO Narkoba Iptu Yuliardi dan Kejari Rohil diwakili Kasi Barbut Antonius Haro.

Hadir dalam acara tersebut, Camat Basira Hadiyono SH, MUI Rohil, Danramil diwakili Damanik Kapolsek diwakili Panit Binmas Bripka S Rambe, Kapus Basira Dr Purwati, seluruh Penghulu, lurah se-Kecamatan Basira, LPM se-Basira, Kepala Sekolah se-Basira, Pelajar, ormas dan tokoh masyarakat Basira.

Wakil Bupati Rokan Hilir Drs Djamiludin selaku kepala BNK Rokan Hilir dalam kesempatan itu mengatakan sosialisasi ini sebagai bentuk tuntutan terhadap maraknya penyalahgunaan Narkoba di Rokan Hilir dan kemudian adalah untuk menyadarkan masyarakat untuk tidak menyalahgunakan narkoba yang memiliki dampak besar terhadap kesehatan tubuh.

"Dalam penangan narkoba ini tidak bisa dilakukan sendiri namun harus bekerjasama dengan semua pihak," kata Ketua BNK ini.

Disebutkan Djamiludin bahwa penyalahgunaan Narkoba di Rokan Hilir ini merupakan kasus terbanyak dan bahkan sudah masuk zona merah. Olehkarenanya BNK Rohil mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli dengan maraknya penyalahgunaan narkoba yang salah satunya dengan melaporkan kepada aparat kepolisian.

"Laporkan kepada aparat kepolisian jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba itu, seperti yang disampaikan Kasat Narkoba tadi," ungkap Djamiludin lagi.

Kemudian kata Wabup bahwa kewenangan BNK ini tugasnya hanya sebatas melakukan penyuluhan maupun sosialisasi kepada masyarakat sedangkan dalam penanganan dan penindakan kasus ditangani oleh pihak kepolisian dan pihak terkait lainya. 

Lebih jauh Wabup .berharap di Rokan Hilir ini ada Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) yang memiliki fungsi secara keseluruhan.

"Kita siap menyediakan lahan untuk pembangunan kantor BNNK serta panti rehabilitasinya," kata Wabup.

Disampaikan lagi bahwa, pihaknya sangat prihatin dengan kasus narkoba yang setaat ini sudah merangsek ke anak  sekolah mulai anak SMP hingga SMA. "Mereka ini masih labil sehingga harus perlu pengawasan dan pembinaan dan itu harus dilakukan semua pihak lapisan masyarakat," katanya lagi.

Terakhir Wabup berpesan kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat menjauhi Narkoba serta dapat menggalakkkan kegiatan olahraga ditengah masyarakat, karena ini adalah salah satu upaya untuk mencegah kenakalan remaja dan bahaya narkoba.

"Terutama kepada penghulu/ lurah untuk dapat merangkul semua elemen masyarakat baik tokoh masyarakat, tokoh agama, Rt/ Rw dan masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah maraknya penyalahgunaan narkoba ini," Tukas Wabup Djamiludin. (sel)

Penulis
: Sella
Editor
: Samsul
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)