Asap Kebakaran Hutan di Bengkalis, Sekolah Libur

datariau.com
790 view
Asap Kebakaran Hutan di Bengkalis, Sekolah Libur
Foto: Riauterkini.com
Petugas Dinkes Kabupaten Bengkalis bagikan masker gratis kepada masyarakat di Pulau Rupat untuk menekan dampak asap Karhutla di wilayah itu, Senin (25/2).
BENGKALIS, datariau.com - Menyusul polusi asap khusus di pagi hari tebal akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, sejumlah sekolah di daerah tersebut dilaporkan menghentikan aktifitas belajar mengajar atau diliburkan untuk sementara waktu, Senin (25/2/2019).

Meskipun belum diketahui indeks pencemaran udara di daerah itu karena memang tidak ada alat pemantau. Namun hingga hari ini puluhan warga sudah dilaporkan terserang penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

"Disana asapnya cukup tebal, kita sudah membagikan masker untuk warga di sana sekitar 8.000 lebih. Dan kita juga memperoleh informasi bahwa sejumlah sekolah sudah ada yang diliburkan," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra, TH ketika dikonfirmasi, Senin (25/2).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Edi Sakura melalui Kepala Bidang Pengembangan Sekolah Dasar (SD), Suwanto mengatakan, belum memperoleh laporan resmi berapa jumlah sekolah yang diliburkan akibat dampak asap Karhutla itu.

"Kita sudah dengar ada sekolah diliburkan karena asapnya cukup tebal. Namun kita belum peroleh laporan resmi berapa jumlah sekolah yang diliburkan," katanya.

Dia menambahkan, bahwa untuk kebijakan meliburkan sekolah akibat dampak asap itu, pihaknya belum menerbitkan instruksi khusus secara tertulis agar meliburkan sekolah khusus SD. Akan tetapi, sebatas imbauan kepada sekolah, apabila kabut asap sudah sangat membahayakan murid agar pihak sekolah mengambil kebijakan untuk menghentikan kegiatan aktifitas belajar mengajar untuk sementara waktu.

"Secara resmi atau tertulis belum ada, hanya sebatas imbauan. Sekali berapa jumlah sekolah yang diliburkan hari ini di sana (Rupat, red) belum kita terima. Hari ini, pak Sekretaris Disdik sedang menuju ke Rupat untuk memastikan kondisinya," imbuhnya. (*)
Editor
: Redaksi
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)