667 Orang Terima SK Pengangkatan Sebagai CPNS Dan PPPK

Hermansyah
822 view
667 Orang Terima SK Pengangkatan Sebagai CPNS Dan PPPK
Bupati Siak Dr Afni Z MSi lantik dan sumpah pengangkatan 667 CPNS dan PPPK di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Siak.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Dr Afni Z MSi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kabupaten Siak, Selasa (1/7/2025).

Sebanyak 667 orang menerima SK. Selanjutnya akan dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Bupati Siak Dr Afni Z MSi.

Dimana CPNS dan PPPK ini, merupakan formasi tahun 2024 dengan rincian, CPNS 18 orang dan PPPK 649 orang.

Bupati Siak Dr Afni Z MSi menegaskan sebagai abdi negara tujuannya bekerja mengabdi dan melayani masyarakat sepenuh hati. Jadikan setiap pekerjaan bernilai ibadah.

"Dulu kalau tak pakai baju PNS di anggap tak sukses. Hari ini bapak ibu di sumpah menjadi ASN, niatkan bekerja dengan ikhlas mengabdilah dengan baik," kata Bupati Siak Dr Afni di Kantor Bupati Siak, Tanjung Agung, Kelurahan Mempura, Siak.

Dia menjelaskan, sebagai seorang ASN mampu menjaga nama baik, institusi dan daerah serta menjaga kode etik kepegawaian. Selain itu, menanamkan nilai-nilai spiritual dalam dirinya.

"Karena ASN ini, pengabdian dan kita bekerja untuk rakyat. Maka, selaku guru masuk tepat waktu, PNS jangan lama-lama di kedai kopi, malu kita di tengok dengan masyarakat," sebutnya.

Mantan jurnalis yang ngomong ceplas-ceplos itu, juga menegaskan, di tengah kondisi keuangan daerah defisit ini. ASN termasuk pejabat diminta tidak bergaya hidup mewah, yang dapat menimbulkan stigma negatif di tengah-tengah masyarakat.

"Malu kita dengan masyarakat, kita hidup serba mewah, pakai emas di kanan kiri. Sementara masyarakat kita di luar sana ada yang makan aja sulit," ujarnya.

Dikatakan Afni, karena itu saya ingin memberi contoh kepada bawahannya sejak dilantik tidak menganggarkan kendaraan dinas baru. Termasuk perabotan baru di ruang kerja, semua serba yang lama.

"Kalau ingin memberi contoh tentu dimulai dari pimpinannya dulu, kemudian baru bawahannya. Dan itu saya terapkan," pungkasnya.(***)

Penulis
: Hermansyah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)