BANGKINANG KOTA, datariau.com - Bupati Kampar melepas secara resmi jamaah umroh periode 2019, dengan terpilihnya sebanyak 30 orang masyarakat panutan yang telah mengikuti beberapa tahap pengujian untuk melakukan perjalanan umroh ke Tanah Suci Mekkah, maka Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Kesra secara resmi mengadakan acara pelepasan jamaah yang langsung dilepas Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH, yang dipusatkan di Balai Bupati Kampar, Senin (4/11/2019).
Dalam kata sambutan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto mengatakan ibadah umroh merupakan perjalanan spritual yang dianjurkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dan orang-orang pilihan yang telah mengikuti beberapa pelatihan yang bertahap secara fisik dan teknis.
"Oleh karenanya manfaatkanlah kesempatan yang terbatas ini, karena di luar sana semua umat Islam sangat berkeinginan untuk datang ke Tanah Suci ini namun belum ada kesempatan dan anggaran daerah kedepan tetap ditingkatkan," kata Bupati.
"Jamaah yang akan berangkat merupakan yang terpilih dan beruntung, perbanyaklah ibadah serta berdoa karena di sana salah satu yang mustajab untuk berdoa, dan jangan lupa doakan untuk kedamaian, kesejahteraan maayarakat kabupaten Kampar khususnya di bawah kemimpinan kami," lanjut Bupati.
Bupati Kampar mengingatkan kepada seluruh jamaah agar selama menjalani ibadah umroh untuk menjaga kesehatan serta kekompakan, jaga nama baik daerah kabupaten Kampar.
"Harapan dan doa kami semoga pelaksanaan ibadah umroh semua jamaah berjalan dengan lancar, selamat pulang dan pergi serta menjadi umroh yang mabrur. Karena nilai-nilai kemabruran berperan penting dalam meningkatkan kualitas iman, ilmu dan amal sholeh baik secara individual maupun secara sosial," tambah Bupati Kampar HCatur Sugeng Susanto SH.
Terakhir Bupati Kampar memberikan bantuan uang saku berupa voucher sejumlah Rp5 juta kepada jamaah atas nama Ahmad Muslim utusan Desa Sungai Lambu Makmur Kecamatan Tapung dan acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Yusri MSi, Anggota DPR RI Syahrul Aidi Ma Azad serta pera camat dan beberapa kepala OPD lainnya.
Sementara itu Yurnalis yang juga menjabat sebagai Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kampar menyampaikan, pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Kampar akan memberangkatkan 30 orang masyarakat panutan yang terdiri dari imam mesjid, guru ngaji , bilal dan tokoh adat, kedepan jumlah ini akan terus bertambah setiap tahunnya agar masyarakat Kabupaten Kampar bisa merasakan dampak kinerja yang ditunjukan Bupati serta seluruh komponen yang bersangkutan.
"Adapun para jamaah umroh pada tahap ini akan berangkat selama 14 hari terhitung tanggal 5 sampai tanggal 19 November 2019," pungkasnya. (das)