2.000 Orang Gagal Berangkat, DPR Desak Travel Haji Furoda Kembalikan Dana Jemaah

Najwa
320 view
2.000 Orang Gagal Berangkat, DPR Desak Travel Haji Furoda Kembalikan Dana Jemaah
Foto: dunianotaris.com

DATARIAU.COM - Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq mendesak pemerintah mengawal pengembalian dana dari travel ke 2.000 calon jemaah haji yang batal berangkat karena tidak terbitnya visa haji furoda dari Arab Saudi.

"Kami prihatin atas nasib calon jemaah haji visa furoda yang gagal berangkat karena visa tidak diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Ini bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi di seluruh dunia," ujar Maman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/6).

Politikus PKB ini menjelaskan pemerintah hanya bertanggung jawab terhadap jemaah haji kuota resmi yakni 98 persen haji reguler dan 8 persen haji khusus sesuai UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Sementara visa haji furoda berada di luar kuota resmi dan dikeluarkan langsung oleh Arab Saudi.

"Meski visa furoda bukan bagian dari tanggung jawab pemerintah, masyarakat tetap membutuhkan pengawasan dan perlindungan hukum sebagai konsumen. Mereka berhak atas pengembalian dana yang telah dibayarkan," tegas Maman.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief mengkonfirmasi proses pemvisaan sudah ditutup Arab Saudi per 26 Mei 2025 pukul 13.50 WAS. "Saya sudah mendapat konfirmasi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bahwa proses pemvisaan sudah tutup," ujar Hilman.

Ketua Komnas Haji Mustolih Siradj meminta publik tidak menyalahkan pemerintah karena visa haji furoda murni urusan bisnis antara jemaah dan travel. "Visa haji furoda belum juga diterbitkan oleh otoritas Arab Saudi sampai batas akhir pelayanan. Ini bukan tanggung jawab pemerintah karena berada di luar kuota resmi," kata Mustolih.

Maman mengingatkan travel penyelenggara haji furoda untuk mengembalikan dana jemaah yang gagal berangkat, terutama terkait pembelian visa meski sebagian biaya akomodasi dan transportasi mungkin sudah dikeluarkan.

Sumber: kompas.com

Penulis
: Najwa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)