BANDA ACEH, datariau.com - Mencegah lebih baik daripada mengobati, istilah inilah yang menjadi acuan Pemerintah saat ini dalam melakukan pemutusan mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).
Dalam hal pencegahan, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bersama unsur forkopimda lainnya telah menetapkan beberapa poin guna meminimalisir jangkauan virus ini di Banda Aceh, diantaranya adalah imbauan serta sosialisasi pencegahan.
Namun seperti pada dasarnya, masyarakat adalah aspek penting dalam berhasilnya kinerja Pemerintah. Untuk itu, dalam hal ini Wali Kota Aminullah Usman meminta seluruh lapisan masyarakat Banda Aceh untuk terus disiplin dan mentaati segala imbauan yang ada.
"Corona ini ada obatnya, obatnya adalah dengan mematuhi larangan. Menjauhi kerumunan, biasakan pakai masker, cuci tangan usai setiap aktivitas, menjaga kebersihan, asupan bergizi dan tentunya sembari berdoa pada Alla SWT," ujar Aminullah.
Ia juga mengharapkan para warga untuk tetap menahan diri untuk tidak berkumpul di keramaian. "Untuk saat ini cukup berbelanja dan langsung pulang (take away), dan bisa memanfaatkan belanja sistim online."
Aminullah mengatakan bahwa kedisiplinan masyarakat lah yang akan menjauhkan segala bentuk bala penyakit di tanah Kutaraja ini.
"Pemerintah tidak ada unsur memaksa dalam hal ini, tetapi kita semua harus cukup dewasa menyikapi situasi pandemi ini. semoga semua terus mematuhi ketentuan yang ada, dengan harapan bulan suci ramadan keadaan sudah normal kembali," kata wali kota penggiat zikir ini.
Update Corona Daerah, Provinsi, Nasional dan Global
Informasi dari Dinas Kesehatan kota, hingga Minggu 5 April 2020, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Banda Aceh sebanyak 473 orang. 139 orang dinyatakan selesai dalam pemantauan, kini sisa 334 orang yang tersebar di seluruh kecamatan di Banda Aceh.
Di Provinsi Aceh, diumumkan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan corona di Aceh, Saifullah Abdulgani pada Sabtu, 4 April 2020, tercatat jumlah ODP Corona sebanyak 1.179 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 52 orang dan Positif Covid-19 lima orang.
Seperti diberitakan datariau.com sebelumnya, tiga dari empat orang pasien positif corona yang dirawat dalam lima hari terakhir di Rumah Sakit Umum dr Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh akan dipulangkan hari ini, ke kediaman masing-masing karena hasil pemeriksaan swab terakhirnya sudah negatif. Informasi tersebut disampaikan Direktur RSUZA Banda Aceh, Dr dr Azharuddin. (Mah)