Pemanfaatan Sumber Daya Kampung Temusai sebagai Inovasi Lokal Penjernihan Air Menggunakan Penerapan Konsep Kimia Lingkungan dan Ekologi Lingkungan

datariau.com
617 view
Pemanfaatan Sumber Daya Kampung Temusai sebagai Inovasi Lokal Penjernihan Air Menggunakan Penerapan Konsep Kimia Lingkungan dan Ekologi Lingkungan

Abstrak

Kampung Temusai berdiri pada Tanggal 06 Januari 2010, yang terletak di kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak dengan luas wilayahnya mencapai sekitar 2.351,48 Ha. Masyarakat Temusai awalnya memanfaatkan lahan untuk pertanian, namun kemudian beralih ke perkebunan karet dan kelapa sawit. Peralihan ini disebabkan oleh ketergantungan pada curah hujan sebagai satu-satunya sumber irigasi, yang menyebabkan ketidakpuasan karena biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh serta tekanan ekonomi yang semakin meningkat. Potensi perkebunan di Temusai memunculkan ide untuk inovasi penjernihan air. Sebagian besar penduduk menggunakan air bor yang berwarna kuning keruh dengan bau besi dan tingkat kesadahan yang cukup tinggi sehingga pada saat menggunakan deterjen atau sejenis sabun yang lainnya alhasil busa yang dihasilkan kurang banyak. Tujuan dilakukannya penjernihan air dengan konsep kimia lingkungan dan ekologi lingkungan yaitu untuk dapat meningkatkan kualitas air yang jernih dan tidak berbau. Metode penjernihan air di Kampung Temusai dapat dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan atau sumber daya alam yang ramah lingkungan, seperti; air (sampel), kapas/kain, pasir halus, batu bata, abu gosok, arang, sabut kelapa/ijuk dan kerikil. Hasil dari pemanfaatan sumber daya Kampung Temusai sebagai inovasi lokal penjernihan air dapat mengedukasi masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang ramah lingkungan yang dapat diaplikasikan dalam pentingnya melakukan penjernihan air.

Selengkapnya klik di sini

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)