Pedoman Standar Penulisan Berita di Media Online DATARIAU.COM

datariau.com
13.163 view
Pedoman Standar Penulisan Berita di Media Online DATARIAU.COM
Foto: ist.
Media Online Riau DATARIAU.COM

“Portal Berita Sesuai Fakta”. Demikianlah slogan dari Media Online Riau DATARIAU.COM. Dalam menyajikan berita, keakuratan informasi tidak boleh dikorbankan demi kecepatan atau demi menarik pembaca. Media Online DATARIAU.COM menekankan kepada seluruh para wartawannya maupun penulis lepas, untuk memastikan artikel yang dikirim bukanlah artikel sensasional, hanya mengejar popularitas artikel dan kecepatan, namun Media Online DATARIAU.COM ingin memastikan artikel tersebut sesuai fakta.

Dalam memastikan artikel sesuai fakta, maka perlu diperhatikan berbagai hal, diantaranya nama-nama orang ditulis secara jelas (jika inisial maka redaksi yang akan mengisialkan), tempat atau institusi (pastikan ejaan yang benar untuk nama tersebut), angka-angka, statistik, tanggal dan waktu. Hati-hati dengan kesalahan ejaan untuk setiap kata. Keakuratan bukan saja berasal dari kebenaran fakta yang mendasari pemberitaan, tapi juga dari kebenaran dalam penyampaian kabar tersebut sehingga berita yang disajikan menjadi otoritas.

Struktur Berita


Tidak semua media memiliki standar yang sama dalam pemberitaan. Segmen pembaca yang ditargetkan menentukan bahasa yang digunakan dalam berita. Di Media Online DATARIAU.COM, sebagai Media DAkwah dan beriTA (DATA), maka standar bahasa yang digunakan adalah standar bahasa pemberitaan yang baku. Tidak boleh menggunakan bahasa sensasional maupun kata-kata yang dinilai tidak sopan dalam budaya Indonesia.

Demikian pula pemberitaan Media Online DATARIAU.COM, sangat terlarang: mengungkit-ungkit aib orang lain, mencela pemerintahan yang sah, memburuk-burukkan sistem pemerintahan Indonesia, mempromosikan budaya atau ritual yang mengandung kesyirikan, memberitakan kehidupan artis (cerai/nikah/lahiran, dll), musik, dan berita-berita lainnya yang bertentangan dengan syariat Islam.

Judul


Dalam penulisan judul di Media Online DATARIAU.COM memiliki beberapa standar dan ketentuan, judul tidak boleh terlalu panjang maupun terlalu pendek. Idealnya 4-9 kata. Judul ditulis dengan kata baku, memperhatikan tanda baca sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

1. Jangan menggunakan huruf kapital (huruf besar) semua, tapi gunakan kapital sesuai penggunaan dalam judul, seperti contoh ini:

SALAH: KOTA PEKANBARU RAYAKAN HARI ULANG TAHUN KE-233
BENAR: Puncak HUT Ke-233 Kota Pekanbaru, Walikota Makan Bersama Masyarakat
Catatan: Perhatikan bahwa huruf depan setiap kata dalam judul menggunakan kapital, kecuali kata-kata sambung seperti: di, ke, dengan, dan.

2. Berikan judul yang lebih merinci tentang peristiwa dan tempat kejadian, seperti contoh:

SALAH: Seorang Bocah Tenggalam di Sungai
BENAR: Bocah 7 Tahun Hanyut di Sungai Kampar Belum Ditemukan

SALAH: Sebuah Truk Tangki Terguling
BENAR: Tabrak Pembatas Jalan, Truk Tangki Pertamina Terguling di Jalan Tol Permai

3. Kalau menyampaikan opini narasumber, cantumkan narasumber dalam judul, seperti contoh:

SALAH: Walikota Pekanbaru Lemah Tangani Sampah
BENAR: Aktivis Mahasiswa: Walikota Pekanbaru Lemah Tangani Sampah

SALAH: Kinerja Pemko Pekanbaru Jauh di Bawah Harapan
BENAR: Sampah dan Banjir Masih Menjadi Persoalan, BEM UNRI Nilai Kinerja Pemko Pekanbaru Jauh di Bawah Harapan

Struktur Artikel


Setiap media online atau cetak memiliki ciri khas sendiri dalam membuka setiap artikel berita. Di Media Online DATARIAU.COM, standar untuk pembuka artikel berita adalah nama daerah (jika artikel itu berkaitan dengan daerah maupun ditulis di suatu daerah) kemudian tanda koma (,) dilanjutkan penulisan nama media datariau.com huruf kecil semua dan diakhiri tanda setrip (-), semuanya huruf tebal.

Contohnya: PEKANBARU, datariau.com -

Jika di luar daerah maka langsung saja ditulis DATARIAU.COM -

Kalimat Pembuka


Kalimat pembuka untuk setiap artikel merupakan rangkuman secara keseluruhan tentang rincian peristiwa yang diberitakan. Format penulisan mirip seperti kalimat pembuka yang dibacakan oleh pewarta berita di televisi. Kalimat pembuka menambahkan sedikit rincian lebih terhadap judul.

Contoh judul: Datangi Gudang Alfamart, Komisi II DPRD Pekanbaru Temukan Ada Tunggakan Pajak

PEKANBARU, datariau.com - Komisi II DPRD Kota Pekanbaru mendatangi Gudang Alfamart Pekanbaru di Jalan Air Hitam, Kamis (27/2/2025), setelah dua kali manggir dari pemanggilan untuk menghadiri rapat pendapat.

Contoh judul: Komisi IV Temukan Indikasi Korupsi Terkait Lelang Sampah di Kota Pekanbaru

PEKANBARU, datariau.com - Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru melakukan tinjauan lapangan ke transdepo zona 1 yang berada di Jalan Labersa, Kecamatan Bukit Raya dan transdepo zona 2 di Jalan Haji Samsul Bahri, Kelurahan Sungai Sibam,Kecamatan Payung Sekaki, Kamis (27/2/2024).

Foto Berita


Setiap berita DATARIAU.COM harus disertai foto. Apabila tidak ada foto, maka boleh menggunakan ilustrasi, dengan mencantumkan nama sumber foto tersebut. Foto juga harus disertai dengan keterangan mengenai apa dan siapa yang terlihat di foto itu, serta tanggal pengambilan foto.

PENTING: Setiap foto yang dimuat di DATARIAU.COM harus dipastikan tidak ada menampilkan aurat dan foto-foto yang mengandung ketelanjangan maupun dilarang oleh hukum di Indonesia.

Kaidah Pengetikan


Penggunaan Huruf Kapital


Huruf kapital, atau huruf besar, hanya digunakan untuk huruf pertama kalimat, nama orang, nama tempat atau institusi, judul atau tema dari sebuah acara dan singkatan (seperti RT, RW, SMK, SMA dan sebagainya). Huruf kapital tidak digunakan untuk mengawali angka-angka. Dalam kata-kata akronim (seperti Polsek, Polda, Kapolsek, Kepsek, Kadiv Humas dan sebagainya), cukup huruf pertama dijadikan kapital.

Penggunaan Spasi


Dalam mengetik berita, perhatikan standar dalam penggunaan spasi. Gunakan spasi setelah tanda baca, seperti koma, titik, tanda kurung, tanda kutip (kecuali tanda kutip pembuka) dan titik dua.

Penggunaan Tanda Kutip


Tanda kutip harus selalu digunakan apabila mengutip pembicaraan atau Press Release. Gunakan tanda kutip pembuka dan penutup, dan tanda koma atau titik harus selalu berada sebelum tanda kutip penutup, seperti ini:

“Kami akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Presiden juga mengatakan bahwa pihaknya akan “terus mengupayakan pelepasan sandera lainnya.”

Penggunaan Titik dan Koma


Salah penggunaan titik dan koma bisa berakibat fatal ketika apa yang dipahami oleh pembaca berbeda dengan apa yang dimaksud oleh wartawan. Maka gunakan titik dan koma sesuai penggunaan benarnya. Perhatikan penggunaan titik di akhir kalimat, dan kalimat jangan terlalu panjang (lebih dari 3 baris).

Kaidah Bahasa Indonesia dalam Artikel Pemberitaan


Penggunaan kata “di”


Kata “di” masih seringkali salah penggunaannya. Harus diingat bahwa “di” dan kata benda atau tempat selalu dipisah, dan “di” dengan kata kerja selalu disambung, contohnya:
Kata benda/tempat: di Bogor, di tempat, di rumahnya, di atas, di depan, di dalam.
Kata kerja: diingat, dijatuhkan, dibuka, ditutup, dirinci, dilantik.

Pencantuman Gelar dan Pangkat


Dalam pemberitaan DATARIAU.COM, penulisan gelar pendidikan dan pangkat tidak menggunakan tanda baca titik maupun koma.

Benar: Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini
Salah: Rektor Universitas Paramadina, Prof Didik J Rachbini

Benar: Muhammad Iksan PhD, Dosen Universitas Paramadina
Salah: Muhammad Iksan, Ph.D., Dosen Universitas Paramadina

Dalam pemberitaan standar, biasanya gelar pendidikan tidak dicantumkan, sedangkan pangkat polisi atau militer dicantumkan. Baik dicantumkan atau tidak, gelar atau pangkat tersebut hanya perlu dicantumkan pada penulisan pertama saja, dan tidak diulang lagi, contohnya:

Kapolsek Tualang Kompol Hendrix SH MH menyampaikan inisiatif ini, menunjukkan Polsek Tualang maupun pihak swasta dalam mendukung kebijakan pemerintah pada bidang pertanian.

Hendrix juga menjelaskan kegiatan ini adalah bentuk nyata sinergi antara kepolisian, perusahaan dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya jagung sesuai dengan arahan presiden

Contoh lainnya: Presiden Joko Widodo (tidak perlu mencantumkan Ir. H. Joko Widodo), anggota DPR Ruhut Sitompul (tidak perlu mencantumkan gelar SH) dan sebagainya.

Ada kalanya gelar pendidikan dicantum, seperti dalam profil atau periklanan, untuk mengangkat nama seorang figur.

Penulisan angka


Tidak seperti dalam dokumen legal, penulisan angka cukup dengan karakter angkanya saja, jangan ditulis dalam huruf latin. Contohnya:

SALAH: Polisi menangkap 9 (sembilan) tersangka penyalahguna narkoba.
BENAR: Polisi menangkap 9 tersangka penyalahguna narkoba.

Dalam media online, penulisan angka dengan karakter angkanya dan bukan dengan huruf latin dianjurkan juga karena dianggap lebih efektif untuk meningkatkan popularitas sebuah artikel.

Penulisan waktu dan tanggal peristiwa


Dalam melaporkan peristiwa, DATARIAU.COM mencantumkan hari, tanggal dan tahunnya saja, tidak perlu mencantumkan waktu. Kecuali apabila pencantuman waktu itu penting sebagai detail peristiwa.

Misalnya, kejadian kecelakaan atau perampokan perlu dicantumkan waktu kejadiannya. Sedangkan liputan sebuah acara tidak perlu mencantumkan waktunya. Bila dirasa perlu, cukup mencantumkan pagi/siang/malam, misalnya: Sabtu siang (7/5/2020).

Mengutip Perkataan Narasumber


Dalam menyampaikan kutipan perkataan narasumber, anda dapat menggunakan kata-kata berikut ini untuk mengakhiri kutipan: terangnya, pungkasnya, tutupnya, tegasnya, bebernya, jelasnya, lanjutnya, tambahnya, paparnya, katanya, ujarnya, tuturnya, ucapnya.

Mengutip Press Release


Seringkali kita menerima rilis pers atau “press release” yang bisa dikutip untuk pemberitaan. Press release tidak boleh dimuat secara mentah. Tujuan dari press release adalah untuk mengutip pernyataan sikap dari individu, institusi atau organisasi tertentu.

Dalam mengutip press release, gunakan teknik yang sama seperti mengutip pembicaraan narasumber. Namun jangan gunakan kata-kata “ujarnya” dan “ucapnya”, karena kata tersebut hanya digunakan untuk ungkapan secara lisan.

Mengutip Media Lain


Di DATARIAU.COM ada kalanya mendapatkan bahan berita yang mengutip media lain untuk mendapatkan detail tambahan atau kutipan. Gunakan kata-kata “Seperti yang dilansir oleh Antaranews ...”, atau “Dilaporkan oleh Kompas.com ...”, atau “Menurut pemberitaan media Reuters ...” di awal atau di akhir informasi tersebut. Namun jika keseluruhan artikel itu bersumber dari satu media maka wajib menulis lengkap nama media di akhir berita dan memasukkan link berita agar para pembaca bisa mengunjungi berita aslinya.

Contoh:
Sumber: detik.com

Pengiriman Berita


Jika mengirimkan berita ke email maupun WhatsApp redaksi, jangan lupa untuk mencantumkan nama penulis di akhir artikel. Kirimkan artikel berita beserta foto dan keterangan fotonya melalui e-mail ke datariau.redaksi@gmail.com atau melalui WhatsApp 081339661966. Untuk penulis di luar redaksi wajib melampirkan identitas diri dan nomor kontak yang bisa dihubungi.

Baca juga: Jumlah Media Online di Riau Terbanyak di Indonesia, Ini Datanya
Penulis
: datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)