ROKAN HILIR, datariau.com - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir
melalui Dinas Lingkungan Hidup, memberikan piagam penghargaan kepada
pembina Adiwiyata dan Pembina Program Kampung Iklim (Proklim),
penghargaan tersebut diberikan oleh Bupati Suyatno dalam Rangka Hari
Jadi ke-20 tahun Kabupaten Rokan Hilir yang berlangsung di Aula Kantor
DLH Rohil, Kamis (18/10/2019), Jalan Lintas Batu Enam Rohil.
Kadis
Lingkungan Hidup Rohil Suwandi SSos mengungkapkan, bahwa penghargaan
diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya yang selama ini dilakukan
tanpa mengenal lelah, bahu-membahu dengan tim, melakukan pembinaan
adiwiyata DLH Rohil dan juga melakukan pembinaan-pembinaan terhadap
lokasi proklim dan sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Rokan Hilir.
"Disamping
itu juga kami ingin menyampaikan bahwasanya Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Rokan Hilir sebagai salah satu dinas yang mengelola masaalah
perlindungan lingkungan, ada beberapa program dan produk unggulan yang
selama ini sudah mengangkat nama Kabupaten Rokan Hilir sampai ke tingkat
Provinsi bahkan tingkat Nasional," terang Suwandi SSos.
Diantaranya
adalah program kampung iklim (proklim) dan juga program Adiwiyata,
untuk program Kampung Iklim baru-baru ini di Dusun Iman kepenghuluan
Balai Jaya kecamatan Balai Jaya, menerima trophy utama proklim dari
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pusat.

"Dapat
juga kami sampaikan, bahwa proklim dari tahun 2012-2019 di Kabupaten
Rokan Hilir telah mengusulkan 50 lokasi, dan Alhamdulillah, sudah 12
lokasi yang telah meraih penghargaan trophy dan sertifikat trophy di
tingkat nasional, dan ini juga merupakan terbanyak untuk pulau Sumatera
dan Provinsi Riau," bebernya.
Sedangkan di bidang adiwiyata, juga
sudah banyak sekolah-sekolah yang meraih penghargaan, untuk tingkat
Nasional, ada 14 sekolah, dan untuk tingkat provinsi ada 38 sekolah, dan
pada tahun 2019 ini diusulkan lagi adiwiyata Nasional sebanyak 6
sekolah, sedangkan untuk provinsi ada 13 sekolah, dan untuk Kabupaten
ada 24 sekolah yang saat ini sedang dalam proses penilaian.
"Mengacu
kepada 2 prestasi tersebut, saya kira tidak salah kalau seandainya
Kabupaten Rokan Hilir, sudah layak dijuluki sebagai Kabupaten Adiwiyata,
dan hal ini juga dicanangkan oleh Bupati Suyatno pada saat peresmian
Laboratorium pada tanggal 13 Agustus 2018 yang lalu, dan juga untuk
proklim sudah layak Kabupaten Rokan Hilir sebagai daerah percontohan
untuk sumatera dan Provinsi Riau," ucap Wandi.
Sekolah Siap Berebut Adiwiyata Tingkat Rohil
Beberapa
sekolah mulai tingkat Sekolah Dasar, SMP dan SMA sederajat di Rokan
Hilir siap merebut penghargaan Adiwiyata tingkat kabupaten yang
diselenggaraan tahun ini. Nantinya pemenang akan mewakili kabupaten
untuk perlombaan tingkat provinsi.
"Sekolah-sekolah sudah
mempersiapkan diri sejak lama mulai dari keindahan, kerapian,
kebersihan," ujar Ramli, Korwas (Kordinator Pengawas) Dinas Pendidikan
Kecamatan Bangko, Sabtu (19/10/2019).
Dikatakan, secara umum
lingkungan sekolah di Bagansiapiapi cukup bagus, ramah lingkungan dan
tertata. "Kemaren Tim Juri Kabupaten sudah datang ke sekolah-sekolah,"
ucap Ramli.
Bagi pihak sekolah, Penghargaan Adiwiyata merupakan
impian karena penghargaan ini akan mengangkat nama sekolah. "Kita
berharap, ada sekolah di Rohil yang bisa mewakili Riau di tingkat
nasional," harap Ramli saat mendampingi H Khairul Amri dari DLH Rohil.
Bupati
Rohil H Suyatno di tempat terpisah menyebutkan, saat ini
sekolah-sekolah di Rohil sudah ada yang mewakili Riau ke tingkat
nasional. "Kita mendukung, memotivasi dan memberi perhatian untuk
sekolah-sekolah ini," kata bupati.

SMAN
1 Bagan Sinembah terus melakukan persiapan menghadapi penilaian
Adiwiyata Sekolah tingkat Kabupaten tahun 2019. Kepala SMAN 1 Bagan
Sinembah Sofian SPd MSi kepada datariau.com mengatakan, persiapan menuju
Adiwiyata sekolah tingkat Kabupaten tahun 2019 ini sudah mencapai 90
persen.
"Bahkan siap untuk dilakukan penilaian. Dirinya mengaku
tim adiwiyata sekolah saat ini terus bekerja untuk melengkapi
administrasi maupun lingkungan sekolah yang menjadi pokok penilaian
Adiwiyata nanti. "Tim adiwiyata sekolah saat ini terus bekerja untuk
persiapan penilaian nanti," kata Sofyan.
Diungkapkan Sofian,
pihaknya sangat mendukung adanya pelaksanaan adiwiyata sekolah yang
merupakan program pemerintah. Dan menurutnya Adiwiyata sekolah ini
sangat banyak manfaatnya dan juga dapat menjadi pembelajaran kepada
siswa untuk mengenalkan lingkungan.
"Selain itu sekolah dapat
menjadi asri indah dan nyaman sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi
tambah semangat," katanya lagi.
Olehkarena itu, Sofian mengaku
optimis SMAN 1 Bagan Sinembah dapat lolos mengikuti adiwiyata di tingkat
kabupaten dan menjadi yang terbaik sehingga berikutnya nanti dapat
kembali mengikuti adiyata sekolah tingkat provinsi. "Kami sangat optimis
SMAN 1 Bagan Sinembah lolos adiwiayata di kabupaten nanti," ucapnya.

Dalam
kesempatan itu, Sofian menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang
telah mendukung SMAN 1 Bagan Sinembah untuk menuju adiwiyata sekolah
terutama tim adiwiyata sekolah, pelajar, masyarakat sekitar dan
lingkungan lainnya. "Dan kami ucapkan juga kepada tim adiwiyata
Kabupaten Rokan Hilir yang sudah memberikan pembinaan," ucap Sofyan.
(adv/sul)