PEKANBARU, datariau.com - Gubernur Riau Drs Syamsuar M Si yang didampingi Wakil Gubernur H Edy Afrizal Natar Nasution Con) dengan seluruh Bupati / Walikota Se-Provinsi Riau.
Pada Vid-Con ini masing-masing Bupati dan Walikota menyampaikan Persyaratan Penyebaran Virus Corona di daerah masing-masing.
Bupati HM.Wardan yang didampingi Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti bersama Unsur Forkopimda dan beberapa Pejabat serta Pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir turut membantu Penyebaran Virus Corona di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Sesuai petunjuk Gubernur Riau Pemerintah Kabupaten telah membuat Tim Gugus Tugas dan telah melakukan beberapa tugas yang lalu.
Pada kesempatan tersebut, Bupati HM Wardan melaporkan kepada Gubernur Riau bahwa hingga saat ini sudah ada 5382 Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien yang telah selesai melakukan pemantauan sebanyak 2892 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 8 orang, yang masih dapat mengidentifikasi 1 orang yang sudah sehat dan pulang 4 orang.
Diperoleh, untuk yang meninggal 2 orang, di mana yang 1 orang meninggal itu masih ODP dan sebab meninggalnya karena Demam Berdarah dan 1 orang lagi yang meninggal itu masih PDP yang dari hasil Rapid-tes dan hasil reaktif dari hasil swan dari Jakarta sampai saat ini belum diterima.
Bupati. Menganggap tabung gas dan BBM masih kekurangan.
Disamping itu, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 telah membentuk relawan sebanyak 197 Desa dalam rangka penanganan perpindahan Covid-19.
Terakhir dia juga menyampaikan bahwa, mengenai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Inhil dengan melihat kekurangan dan kekurangan yang kami butuhkan masih menunggu kebijakan-kebijakan dan Instruksi dari pimpinan melawan Covid-19.
Sesuai arahan Gubernur tentang pengajuan PSBB berdasarkan jumlah kasus dan kematian, jika kita melihat di Kabupaten Inhil ini kasus yang di nyatakan Positif Covid-19 belum ada. Namun, Kabupaten Inhil tetap melihat menyesuaikan dan mempertimbangkan kondisi yang ada.
Sementara itu, arahan Gubernur Riau Drs Syamsuar untuk memaksimalkan relawan desa yang telah dibentuk itu, serta setiap relawan harus mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat untuk selalu memeriksakan diri ke tenaga medis yang diperlukan untuk mencari-cari virus Corona.
Bupati dan Walikota Se-Provinsi Riau untuk mendata masyarakat Non Anak Perusahaan dan Non PKH untuk disalurkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau. (Adv)