KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Melalui DDS Desa Telaga Baru salah satu desa yang berada di Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, yang mana saat ini sangat menonjol di bidang infrastruktur seperti Jalan Jembatan dan Dwiker saat ini sudah mulai terealisasi dengan baik oleh Kepala Desa Telaga Baru Rozali Ciban dengan mengunakan dana DDS, dan sudah dapat di rasakan oleh masyarakat setempat saat ini, Sabtu (5/4/2019).
Langkah awal untuk memperoleh dana desa ini banyak sekali manfaatnya dan yang sangat di butuhkan oleh masyarakat terutama dibidang infrastruktur salah satunya adalah jalan, jembatan, untuk jalan sendiri waktu itu banyak sekali yang rusak namun melalui dana desa jalan yang rusak tersebut sudah di pelihara dengan baik juga sudah dilakukan pelebaran jalan saat ini.
Sementara dana ADD dan DDS itu berbeda kalau untuk dana ADD itu tidak terfokus pada pembangunan, ADD itu untuk operasional pemerintahan desa, kelembagaan dan pembinaan sementara dana desa ini tertuang untuk pembangunan. Saat dana desa turun kepala desa melakukan musyawarah terlebih dahulu apa saja yang harus di bangun yang di butuhkan masyarakat tersebut.
Dalam membangun sesuatu untuk saat ini tidak lagi dari kepala desa itu sendiri melainkan melalui musyawarah bersama masyarakat setempat dan tidak lepas dari musyawarah desa itu sendiri dan mengundang setiap dusun-dusun, Sementara itu desa telaga baru mempunyai 3 dusun dan setiap tahunnya tersentuh semua untuk dilakukan penetapan pembangunan.
Untuk anggaran itu sendiri bervariasi sesuai dengan kebutuhan, sebelum melakukan pembangunan langkah awalnya melakukan perencanaan di iringi dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang dibuat oleh konsultan salah satunya adalah sarjana teknik untuk mengetahui berapa saja anggaran yang di pakai saat melakukan pembangunan.
Partisipasi masyarakat desa telaga baru saat ini sangat mendukung, melalui dana desa masyarakat sangat berharap yang paling utama adalah infrastruktur salah satunya adalah jalan, karena jalan adalah lintas dan untuk kelancaran ekonomi masyarakat telaga baru itu sendiri.
"Sementara jalan yang ada di desa telaga baru, untuk jalan tegak lurus itu panjangnya sekitar 6KM sampai keterbatasan desa sendaur. Desa telaga baru terbagi beberapa persentase kalau dana itu 100% di bagi menjadi dua untuk infrastruktur 70% sementara 30% untuk pemberdayaan atau pembinaan," ungkap Kades Rozali Ciban.

Tambah Rozali Ciban, untuk hubungan Komunikasi BPD dan Kelapa desa hari ini sangat baik, artinya tidak ada saling bertolak belakang, sementara untuk BUMDES hari ini masih bergerak di simpan pinjam jadi alhamdulillah untuk saat ini sudah berjalan dengan baik, walaupun masih ada kendala karena ekonomi masyarakat mungkin hanya keterlambatan mengembalikan saja, apa lagi saat ini getah karet murah, sagu murah, pinang murah disinilah datang kendalanya, akan tetapi walau bagaimanapun masyarakat tetap sadar akan tanggung jawabnya.
"Hari ini saya masih fokus pada Infrastruktur melalui dana desa tersebut saya gunakan untuk melakukan pembangunan seperti Jalan, jembatan dan dwiker. harapan saya pada tahun 2019 nanti insya Allah mana jalan yang belum terealisasi terutama yang masih ada kendala bagi masyarakat dan bagi anak-anak sekolah, insya Allah untuk anggaran dana desa tahun 2019 nanti bisa tercover semua," harapnya.
Sementara itu infrastruktur yang sudah dibangun di desa telaga baru saat ini dijaga dengan baik oleh masyarakat setempat dan sudah dapat dimanfaatkan, dengan adanya program dana desa masyarakat mendukung penuh artinya dana tersebut tidak tertuang sia-sia dan masyarakat sudah menikmati hasil itu sendiri. (adv/syahputra).