Junaidi: Tidak Mutlak Golkar Usung Ketua DPD dalam Pilkada Inhil

datariau.com
1.049 view
Junaidi: Tidak Mutlak Golkar Usung Ketua DPD dalam Pilkada Inhil
foto: zulfadli
Kader Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Junaidi.

TEMBILAHAN, datariau.com - Kader Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Junaidi mengingatkan kepada para bakal calon (Balon) Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Inhil, bahwa tidak mutlak setiap Ketua DPD diusung sebagai calon dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Inhil.

"Saya mengatakan tidak mutlak, karena Golkar lebih beorientasi kepada popularitas yang ditopang dengan elektabilitas figur. Namun, untuk siapa saja yang ingin mencalonkan diri sebagai ketua Partai Golkar, ya silahkan saja. Sepanjang dia adalah kader dan memenuhi persyaratan partai," ujar Anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Inhil ini, di ruang Komisi II Kantor DPRD Inhil, Tembilahan, kemarin.

Selanjutnya, Junaidi juga mengingatkan kepada para bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Inhil, untuk dapat menjunjung semboyan Partai Golkar itu sendiri, yakni 'Suara Golkar, Suara Rakyat'.

"Setiap Balon Ketua PG, harus menjunjung dan melaksanakan semboyan 'Suara Golkar, Suara Rakyat', bukan suara istri. Kalau tidak melaksanakan semboyan tersebut, lebih baik tak usah mencalon, apalagi mau duduk sebagai Ketua Golkar," tukasnya sembari tertawa.

Selain itu, Junaidi menyatakan, tidak mendukung siapapun untuk pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang akan segera digelar nantinya.

"Saya tidak mendukung siapapun, tidak mendukung bakal calon manapun. Karena saya kan tidak punya suara. Saya hanya akan mendukung siapa yang menang," pungkasnya.

Disamping itu, secara tegas, Junaidi menyatakan, dirinya tidak akan ikut berpartisipasi ke dalam bursa pencalonan Ketua DPD II Partai Golkar. "Saya tegas sampaikan dari kemarin, saya tidak akan mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar. Tapi, kalau jadi Bupati saya mau," ucapnya.

Terakhir, dalam konteks penyelenggaraan Musda Partai Golkar Kabupaten Inhil, Junaidi menyarankan, agar dapat segera dilaksanakan. Dan Dia berharap, agar penyelenggaraan Musda tersebut dapat dilakukan di Kabupaten Inhil.

"Saya mendukung, saya sarankan secepatnya diselenggarakan Musda sesuai schedule DPP (Dewan Pimpinan Pusat). Untuk lokasi penyelenggaraan, pada dasarnya dimana saja boleh kok. Tapi, saran saya, sebaiknya Musda dapat diselenggarakan di Inhil, minimal ya masih di kawasan Provinsi Riau. Tak mungkin pula mau Musda di Jakarta, kan buang-buang duit," tandasnya.

Penulis
: Zulfadli
Editor
: Agusri
Tag:Golkar
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)