TNGR Buka Kembali Jalur Pendakian: Berikut 6 Jalur Pendakian Rinjani dari yang Paling Mudah hingga Sulit

eka
1.537 view
TNGR Buka Kembali Jalur Pendakian: Berikut 6 Jalur Pendakian Rinjani dari yang Paling Mudah hingga Sulit
Foto: Cnnindonesia.
Terdapat enam jalur pendakian Rinjani apabila ingin menaklukkan gunung tertinggi kedua di Indonesia tersebut.


5. Jalur Timbanuh

Ada juga jalur Timbanuh yang berawal dari Pos Pendakian di Desa Timbanuh, Lombok Timur. Rute ini tergolong sangat ekstrem sehingga hanya digunakan oleh pendaki profesional. Pasalnya, pendaki harus menyisir tebing dari punggung gunung bagian selatan.

Namun, pesona keindahan alamnya sangat memukau lantaran menawarkan pemandangan hutan dan lembah yang asri. Waktu tempuh total jalur ini kurang lebih 7-11 jam hingga mencapai titik tertinggi, yakni Pelawangan Timbanuh.

6. Jalur Tete Batu

Terakhir, kamu bisa mempertimbangkan jalur Tete Batu yang bermula dari Desa Loloan, Kecamatan Bayan, Lombok Utara. Perjalanannya bermula dari ketinggian sekitar 600 mdpl dan berakhir di Danau Segara Anak dengan ketinggian sekitar 2.000 mdpl.

Jalur ini juga tergolong ekstrem dan berbahaya karena kamu harus melalui zona lembah yang terjal dengan jalan setapak sempit. Tidak hanya itu, perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk menempuhnya minimal adalah 14 jam.

Kemudian pintu masuk jalur pendakian Sembalun melalui Pelawangan, Sembalun-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Sembalun/Torean/Senaru dengan kuota maksimal 150 pengunjung per hari.

"Pintu masuk Jalur pendakian Torean melalui Pelawangan-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Torean/Senaru dengan kuota maksimal 100 pengunjung per hari," katanya.

Selain itu, Jalur Pendakian Aik Berik melalui Jebak Gawah Aik Berik �" Pelawangan Aik Berik dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari. Jalur pendakian Timbanuh melalui jalur pendakian Timbanuh �" Pelawangan Timbanuh dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.

"Jalur pendakian Tete Batu melalui Pelawangan Tete Batu dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari," kata Kemudian pintu masuk jalur pendakian Sembalun melalui Pelawangan, Sembalun-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Sembalun/Torean/Senaru dengan kuota maksimal 150 pengunjung per hari.

"Pintu masuk Jalur pendakian Torean melalui Pelawangan-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Torean/Senaru dengan kuota maksimal 100 pengunjung per hari," katanya.

Selain itu, Jalur Pendakian Aik Berik melalui Jebak Gawah Aik Berik �" Pelawangan Aik Berik dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari. Jalur pendakian Timbanuh melalui jalur pendakian Timbanuh �" Pelawangan Timbanuh dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.

"Jalur pendakian Tete Batu melalui Pelawangan Tete Batu dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari," kata Kemudian pintu masuk jalur pendakian Sembalun melalui Pelawangan, Sembalun-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Sembalun/Torean/Senaru dengan kuota maksimal 150 pengunjung per hari.

"Pintu masuk Jalur pendakian Torean melalui Pelawangan-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Torean/Senaru dengan kuota maksimal 100 pengunjung per hari," katanya.

Selain itu, Jalur Pendakian Aik Berik melalui Jebak Gawah Aik Berik �" Pelawangan Aik Berik dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari. Jalur pendakian Timbanuh melalui jalur pendakian Timbanuh �" Pelawangan Timbanuh dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.

"Jalur pendakian Tete Batu melalui Pelawangan Tete Batu dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari," kata Kepala Balai TNGR NTB Dedy Asriadi dikutip Antaranews.com. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)