Pengakuan Mengejutkan Pria di Aceh yang Mengaku Sebagai Imam Mahdi

Admin
755 view
Pengakuan Mengejutkan Pria di Aceh yang Mengaku Sebagai Imam Mahdi

DATARIAU.COM - Pria bernama Armia (29) warga Desa Buket Guru Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara yang mengumumkan dirinya Imam Mahdi di Masjid Al Khalifah Ibrahim melalui microphone atau pengeras suara, tidak mengalami gangguan jiwa.

Namun, Armia mengalami perubahan perilaku, sampai mengumumkan dirinya Imam Mahdi setelah mengikuti pengajian di sebuah kawasan di Aceh pada tahun 2021.

Pihak keluarga tidak mengetahui persis tempat Armia mengaji.

Tapi berdasarkan cerita Armia ke keluarga, lokasi pengajian tersebut masuk ke hutan-hutan, dan melintasi perbukitan, di kawasan Aceh Besar.

Sebelumnya, seorang pria di Aceh Utara diamankan massa di Masjid Al-Khalifah Ibrahim, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, pada Rabu(19/1/2022) malam sekira pukul 21.00 WIB.

Massa terpaksa mengamankan pemuda tersebut karena mengumumkan dirinya adalah Imam Mahdi yang diturunkan ke bumi dengan alat pengeras suara masjid tersebut.

Setelah mendengar pengumuman tersebut, sontak warga berdatangan kembali ke masjid tersebut dan kemudian langsung mengamankan pemuda tersebut.

“(Abang) mulai terjadi perubahan setelah pulang dari pengajian," ujar Samsul Bahri, adik Armia, kepada Serambinews.com.

Menurut Samsul, abangnya pulang lagi ke kampung setelah mengikuti pengajian, di perkirakan di pedalaman kawasan Aceh Besar pada tahun 2021.

“Jadi setelah pulang dari tempat pengajian itu, semua tingkah lakunya berubah,” ujar Samsul.

Misalnya, dari cara berpakaian sudah sering mengenakan pakaian koko, peci putih, dan dan mengenakan serban.

Lalu sering mengajak masyarakat di semua tempat untuk meningkatkan ibadah kepada Allah.

Perubahan tersebut pun tidak biasanya didengar dan dilihat sebelumnya dari Armia, tapi masyarakat menerimanya, karena ajakan kepada hal sangat baik.

“Warga di kawasan Paya Bakong sudah terbiasa, karena sudah sering melihat dan mendengarnya,” ungkap Samsul.

Selama ini, kata Samsul, abangnya belum pernah mengaku sebagai Imam Mahdi.

“Abang mengaku seperti ada yang menggerakkan lidahnya untuk mengucapkan pengakuan tersebut dan seperti tidak mampu mengendalikan,” katanya.

"Ketika pulang pertama kali dari tempat pengajian, juga pernah menyampaikan ajaran yang diajarkan kepada dirinya sangat berbeda dengan yang sudah pernah dipelajari sebelumnya di kampungnya,” ujar Samsul.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)