Hampir Saja Ibu Bawa 2 Anak Ditabrak Kereta Api Karena Sepeda Motor Nyangkut di Rel

Admin
646 view
Hampir Saja Ibu Bawa 2 Anak Ditabrak Kereta Api Karena Sepeda Motor Nyangkut di Rel

DATARIAU.COM - Peristiwa dramatis terjadi di jalur kereta api yang ada di Rel Kaliboto Kidul, Kecamatan Jatiroto, Lumajang, pada Kamis (9/12) pagi. Seorang ibu yang sedang membonceng dua anak berseragam sekolah dasar (SD) melintasi rel kereta api. Di tengah rel, motornya mogok.

Insiden itu terekam di kamera pengawas atau CCTV dengan durasi sekitar 28 detik. Saat berada di tengah rel, sang ibu berjilbab itu terlihat sudah menyadari bahwa ada kereta api yang mendekat. Dua anaknya buru-buru turun dari motor dan menjauh dari rel.

Sang ibu sempat berusaha menuntun motornya, namun terlihat macet. Akhirnya ia segera turun. Sang ibu dibantu seorang anaknya, sempat berupaya menarik motornya menjauh dari rel kereta api. Tapi gagal. Hanya selang beberapa detik kemudian, kereta api lewat dan menghantam motor bebek tersebut.

Beruntung, beberapa detik sebelum kereta lewat, ibu dan dua anaknya itu segera menjauh dari rel kereta api. Humas PT KAI Daop IX, Tohari saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut.

"Tidak ada korban luka. Kejadiannya ada di kilometer 151 Jatiroto, hari ini,” tutur Tohari saat dikonfirmasi pada Kamis (9/12).

Saat kejadian, terlihat di rekaman video, suasana terlihat sepi dan tidak terlihat ada orang lain yang berupaya menolong. Tohari membenarkan, perlintasan tersebut tanpa penjaga.

"Masuk wilayah tanggung jawab Pemkab Lumajang,” tuturnya.

Menurut Tohari, kereta api yang menabrak motor sang ibu hingga terlihat hancur tersebut adalah KA Logawa Express, tujuan Jember-Lempuyangan (Yogyakarta).

"Kalau saya lihat dari video, biasanya itu bukan motor matic. Sehingga ketika akan menurunkan gigi (menjadi netral) agak macet,” tutur Tohari.

Biasanya, kendaraan bermotor yang melintasi rel sementara ada kereta api yang mendekat, akan tertarik medan magnet. Hal itu berakibat kendaraan bermotor bisa macet di tengah rel.

Atas insiden tersebut, PT KAI menghimbau seluruh masyarakat agar berhati-hati jika melewati perlintasan kereta api. Terutama perlintasan yang tidak di jaga.

"Ini menjadi pelajaran bagi semua pengguna jalan. Mohon di lihat kanan kiri, apakah ada kereta api yang mendekat. Lebih baik sabar menanti sekitar 5 menit, daripada memaksakan diri, tetapi malah bertaruh nyawa,” pungkas Tohari.



Source:
Merdeka.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)