Sebanyak 34 santri dan santriwati Rumah Tahfizh Riyadush Sholihin mengikuti kegiatan rihlah dan tadabur alam di Kasang Kulim Zoo, Selasa (2/7/2024). Para santri ini didampingi 6 orang guru memulai kegiatan pada pukul 09.00 hingga berakhir pukul 11.30 WIB. Berbagai kegiatan diikuti dengan senang gembira, mulai dari murojaah Al Qur’an dan setoran hafalan di alam terbuka ditemani suasana alam dan suara hewan yang ada di kebun binatang tersebut, kemudian berkeliling melihat jenis binatang yang ada, hingga kuis berhadiah dibimbing Ustadz Zardi yang membuat suasana semakin seru.
Sebelum memulai kegiatan, para santri terlebih dahulu memuroja'ah hafalan Al Qur’an kemudian menyetorkannya kepada guru, selanjutnya para santri diberi pemahaman tentang hewan sebagai ciptaan Allah Subahanahu wa ta’ala yang perlu disayangi oleh manusia dan dilarang menyakitinya, bahkan seseorang yang menzolimi hewan bisa masuk api neraka, sebaliknya orang yang memberi minum seekor anjing kehausan, bisa memasukkannya ke dalam Surga.
Setelah mendapatkan arahan, para santri kemudian memulai kegiatan keliling melihat hewan yang ada di Kasang Kulim Zoo. Anak-anak tahfizh tampak begitu senang mengikuti kegiatan rihlah tersebut, terutama ketika berkeliling melihat berbagai jenis hewan yang ada di kebun binatang Kasang Kulim, seperti burung, monyet, orang utan, gajah, ular, beruang, singa, hingga memberi makan binatang rusa.
Para ustadz juga memberi penjelasan tentang hewan yang ada di kebun binatang itu, bahwa semua hewan diciptakan Allah secara berpasang-pasangan jantan dan betina untuk berkembang biak, hewan ini tidak ada begitu saja melainkan ada Sang Pencipta yaitu Allah Subahanahu wa Ta'ala.
Mudir Rumah Tahfizh Riyadush Shalihin Ustadz Taufiq Maratigor Siregar kepada datariau.com di sela-sela kegiatan menjelaskan, bahwa acara rihlah ini merupakan agenda rutin setiap tahun untuk memberikan suasana berbeda kepada santri tahfizh dalam belajar di alam terbuka, disaat anak sekolah lainnya libur panjang, para santri menghabiskan waktunya dengan tetap belajar sambil jalan-jalan.
Dijelaskan Ustadz Taufiq, keberadaan Rumah Tahfizh Riyadush Sholihin yang beralamat di Jalan Taman Karya Komplek Perumahan Tamam Mutiara 1 Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru ini, menjadi solusi bagi orangtua agar anak-anak mereka tetap menyibukkan diri dengan Al Qur’an di waktu-waktu hari libur sekolah. Karena santri yang dibimbing di rumah tahfizh yang berada di lingkungan Masjid Al Furqon itu mulai usia TK, SD, SMP, SMA, bahkan mahasiswa, terdiri dari santri ikhwan yang belajar dan mondok di lokasi masjid, dan santriwati akhwat yang belajar dan mondok di salah satu rumah yang ada dekat masjid tersebut.
Tujuan utama Rumah Tahfizh Riyadush Sholihin yang sudah berjalan 7 tahun mendidik anak-anak penghafal Al Qur’an ini adalah melahirkan generasi Qur'ani, meskipun anak-anak tersebut bersekolah di sekolah umum, waktu belajar yang fleksibel yakni mondok di hari libur saja, dan biaya yang sangat terjangkau mulai Rp100 ribuan bahkan banyak yang gratis untuk anak-anak yang tidak mampu dalam segi ekonomi.
Ditambahkan Ustadz Taufiq, bagi orangtua yang ingin memasukkan anaknya ke rumah tahfizh Riyadush Sholihin bisa langsung datang ke Rumah Tahfizh Riyadush Sholihin di Komplek Masjid Al Furqon Perumahan Taman Mutiara 1 Jalan Taman Karya Kota Pekanbaru Provinsi Riau untuk mendaftarkan anaknya dan memilih jadwal belajar sesuai dengan waktu yang diinginkan.