[VIDEO] Pemilik Toko di Kompleks Plaza Suzuya Bagan Batu Merugi

1.300 view

Pemilik usaha di Komplek Suzuya Bagan Batu merugi karena omset penjualan mereka hilang. Bahkan banyak yang rugi akibat dalam berapa hari ini pintu masuk Suzuya Bagan Batu ditutup.

Salah satu Pedagang Toko OKA, Juliani penjual sepatu dan tas tampak lesu, karena omset jual tidak ada sama sekali.

"Sudah berapa hari ini ditutup total, jadi nggak bisa konsumen datang belanja, di depan pintu masuk dan keluar ditutup akibat dari imbas kejadian anak yang ditabrak mobil di parkir," katanya kepada datariau.com Selasa 10 Januari 2023.

Menurutnya, atas kejadian ini banyak pegusaha di komplek di Suzuya Bagan Batu menjerit. "Kita disini tidak ada sangkut paut sama pihak Suzuya. Kita ruko sudah milik sendiri bukan sewa," kesalnya.

Dirinya heran, kenapa toko yang berada di komplek Suzuya Bagan batu kena imbasnya. Sehingga belanja tidak boleh masuk.

"Kita harap kepada pihak kepolisian segara buka garis polisi di depan sana. Kasihan kami ini, banyak karyawan yang harus dibayar gajinya, kalau macam ini bagaimana dapat uang," pintanya.

Hal yang sama juga diungkapan pengusaha baju di Komplek Suzuya yang mengaku dalam berapa hari ini tidak ada datang yang beli.

"Walaupun pintu masuk Suzuya ditutup kami tetap buka, namun satu orang pun tak ada datang belanja, karena di pintu masuk dilarang masuk," pungkasnya.

Sementara itu, Management Mal Suzuya Bagan Batu melalui Legal Officer Parulian Sitanggang SH juga meminta agar pintu masuk dan keluar dibuka garis polisi.

"Kami mohon kiranya agar garis polisi dibuka saja, supaya pedagang yang ada di komplek Suzuya bisa hidup, yang jual makanan tidak busuk," harapnya.

Kalaupun tetap dilakukan garis polisi, setidaknya di lokasi dimana kejadian saja, jangan keseluruhan. (sul)