Perihal video viral perkelahian siswa SMPN 10 Tualang Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, provinsi Riau, Dinas Pendidikan Siak melalui Korwilcam Pendidikan Tualang Hj Zahroni MPd melakukan klarifikasi terkait video tersebut.
Klarifikasi dilakukan di SMPN 10 Tualang pada Sabtu 18 Maret 2023 setelah sebelumnya pihaknya juga telah mempertemukan antara kedua belah pihak keluarga atau orang tua korban maupun pelaku pada Jumat kemarin.
Dia mengatakan, kedua belah pihak baik pelaku maupun korban atas nama ES kelas 8 dan JS kelas 9 telah melakukan perdamaian antara keduanya.
Zahroni melihat terjadinya aksi perkelahian ini yang viral melalui video, terjadi akibat kurangnya pengawasan baik dalam pembentukan karakter dan perhatian dari orang tua atau wali murid tersebut.
Kepala SMPN 10 Tualang Mustari Yusuf SPd MPd melalui Guru Kesiswaan SMPN 10 Tualang Yendrawati menyampaikan terkait video perkelahian ini sudah selesai dan tidak dijadikan persoalan oleh kedua belah pihak.
Kejadian tersebut berawal dari saling ejek terhadap korban JS dengan sebutan anak mami. Memang JS ini setiap harinya diantar orang tua bahkan makan pun sering diantar. ES pun menyebut JS dengan sebutan anak mami.
Selain itu, pihak sekolah pun telah memanggil beberapa warga sekolah yang melihat kejadian tersebut. Dan kepada siswa PM yang memvideokan pun telah dilakukan pembinaan agar kedepan hal ini tidak terulang lagi.
Kapolsek Tualang Kompol Alvin Agung Wibawa SIK melalui Kanit Intelkam Polsek Tualang, Ipda Retno Pribadi didampingi Panit Binmas Polsek Tualang Ipda Sugeng Mishari SH dan beberapa personil Polsek Tualang menyaksikan langsung pertemuan tersebut, Sabtu (18/3/2023) di SMPN 10 Tualang.
Kedepannya Polsek Tualang akan memberikan sosialisasi atau mengedukasi anak-anak atau warga sekolah, tentang aturan yang ada.