Ini Dia 2 Ponsel Android Murah Produksi BlackBerry

datariau.com
1.097 view
Ini Dia 2 Ponsel Android Murah Produksi BlackBerry

DATARIAU.COM - Setelah sempat diprediksi akan menghentikan penjualan perangkat kerasnya, cheap kini malah terdengar kabar bahwa BlackBerry akan meluncurkan dua gawai Android baru. Harganya akan lebih murah dari BB Priv, doctor ponsel Android perdana mereka.

CEO BlackBerry John Chen, healing kepada CNBC menyatakan dua ponsel terbaru itu akan menyasar kelas menengah. Ponsel pertama akan memiliki papan ketik khas BB, sementara yang kedua menggunakan layar sentuh penuh.

Namun Chen belum menjelaskan spesifikasi keduanya, pun waktu peluncuran mereka.

Dua ponsel terbaru ini dipandang oleh berbagai analis sebagai pertaruhan terakhir BlackBerry. Jika gagal, ramalan akan ditutupnya bisnis perangkat keras perusahaan asal Kanada itu sepertinya akan jadi kenyataan.

“Saya pikir ini adalah kesempatan terakhir bagi BlackBerry untuk bermain di bisnis perangkat keras. Saya yakin seharusnya mereka fokus pada aset-aset perangkat lunak dan layanan, beralih dari perangkat keras, dan melisensikan solusi-solusi mereka kepada vendor atau penyedia jasa Android lainnya,” kata Neil Shah, analis di Counterpoint Research.

Hasil penjualan Priv, yang diluncurkan tahun lalu, ternyata tidak menggembirakan. Sejak awal tahun hingga akhir Maret 2016, angka penjualan Priv hanya mencapai 600.000 unit di seluruh dunia, jauh di bawah prediksi 850.000 unit dari para analis.

Dalam wawancara dengan The National (7/4), Chen mengakui banyak penggemar BlackBerry yang tak tertarik untuk membeli Priv karena harga USD700 (Rp9,18 juta) terlalu mahal.

“Fakta bahwa kami mengeluarkan ponsel kelas atas (sebagai gawai Android pertama kami) mungkin bukan keputusan bijak,” kata Chen. “Banyak pelanggan kami yang berkata, ‘Saya ingin membeli ponselmu tetapi USD700 terlalu mahal. Saya lebih tertarik dengan gawai berharga USD400.'”

Memang saat meluncurkan Priv, BlackBerry sepertinya lupa bahwa kesuksesan mereka pada 2007-2009 ditopang oleh kepopuleran gawai kelas menengah, BB Curve. Hingga saat ini Curve masih banyak digunakan di beberapa daerah, terutama yang penetrasi gawai Android dan iOS masih kecil.

Chen pernah menyatakan bahwa penjualan 3 juta unit gawai dengan harga rata-rata USD300 per unit bisa membuat divisi perangkat keras mencapai titik impas.

Sepertinya angka itulah yang bakal ditargetkan pada dua ponsel baru tersebut. “Jika hingga September (2016), saya tidak bisa menemukan cara untuk ke sana (membuat bisnis perangkat keras mencapai keuntungan, red.), saya harus mempertimbangkan secara serius untuk menjadikan (BlackBerry) hanya sebagai perusahaan perangkat lunak,” tegas Chen. (knc)

Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)