Tiga Kecamatan Baru Tak Ketinggalan Ramaikan Pawai Taaruf Tingkat Kabupaten Bengkalis

datariau.com
1.905 view
Tiga Kecamatan Baru Tak Ketinggalan Ramaikan Pawai Taaruf Tingkat Kabupaten Bengkalis
Budi
Kafilah Kecamatan Bandar Laksamana pada pawai taaruf MTQ ke-42 Tingkat Kabupaten Bengkalis, di Kecamatan Pinggir.

PINGGIR, datariau.com - Meskipun tergolong muda, tiga kecamatan baru tetap berpartisipasi memeriahkan pawai taaruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 Tingkat Kabupaten Bengkalis, di Kecamatan Pinggir, Ahad 1 Oktober 2017. Kecamatan tersebut adalah Bandar Laksamana, Bathin Solapan dan Talang Muandau.     

 

Ketiga kecamatan tersebut tidak menurunkan mobil hias, namun mengerahkan peserta dari berbagai unsur staf kecamatan, pemerintahan desa, tokoh masyarakat maupun tokoh pemuda.

 

Kecamatan Bandar Laksamana 244 orang, terdiri dari unsur kecamatan, pemerintahan desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-kecamatan, pendamping desa, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil QUran (LPTQ), kepala sekolah dan guru SD dan SMP.

 

"Meskipun tidak memakai mobil hias, namun sebagai daerah baru, tentu kami tetap ingin berpartisipasi pawai. Inilah salah satu bentuk eksistensi kami dalam mendukung kegiatan berskala kabupaten ini," ujar Camat Bandar Laksamana Afrizal.

 

Berada di urutan kedelapan, dengan mengenakan pakaian Melayu yang didominasi warna merah jambu (pink) rombongan pawai taaruf Kecamatan Bandar Laksamana tampak semangat. Tak ketinggalan ketika di depan panggung utama tempat Bupati Bengkalis dan sejumlah pejabat, berhenti sebentar untuk memberikan penghormatan.

 

Pada urutan kesembilan ditempati kafilah Kecamatan Bathin Solapan dengan menggunakan pakaian baju yang berwarna warni, yang di awali dengan penampilan Marching Band dengan menggunakan perpaduan baju berwarna merah dan putih.

 

Sedangkan pada urutan ke sepuluh di tempati Kecamatan Talang Muandau yang diikuti barisan pemerintah desa serai wangi dengan menggunakan khas baju melayu kemudian diikuti mobil hias dari desa Muara Basung perpaduan warna kuning emas yang khas dengan corak melayu.

Penulis
: Budi
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)