Warga Miskin di Tengah Kota Pekanbaru

Dibantu Anggota DPRD Riau, Anak Tina Akan Kembali Masuk Sekolah

datariau.com
2.347 view
Dibantu Anggota DPRD Riau, Anak Tina Akan Kembali Masuk Sekolah
Irawan
Tampak Ade Hartati (tengah) saat berbincang dengan Kristina.

PEKANBARU, datariau.com - Setelah dipublis di media massa, Kristina (30) atau yang dikenal Tina akhirnya menjadi perhatian banyak pihak. Salah satunya Anggota DPRD Riau Ade Hartati dan Lembaga Bantuan Perlindungan Perempuan dan Anak Riau (LBP2AR) telah mendatangi gubuknya, Rabu (26/7/2017).

Tina, wanita beranak 7 yang ditinggal pergi suami yang bekerja sebagai anak buah kapal, tanpa pasti kapan akan kembali, tinggal di rumah yang bisa dikatakan tidak layak huni di alan Tanjung Batu gang Berdikari RT 02 RW 04 Kelurahan Pesisir Kecamatan Lima Puluh. Karena tidak sanggup lagi dengan kondisi ekonomi, anaknya pun putus sekolah, bahkan seorang yang sudah bisa berpisah dengannya dititipkannya kepada saudara di kampung Sumatera Utara.

Demikian diceritakan Tina kepada rombongan Anggota DPRD, LBP2AR, dan ikut serta beberapa awak media yang tergabung dalam Forum Wartawan Legislatif Pekanbaru, saat berbincang di kediamannya siang tadi.

"Anak-anak saya semua sudah tidak ada yang sekolah, kalau niat mereka ada. Tapi karena tidak ada biaya semua putus sekolah," kata Tina menceritakan.

Sesekali, air matanya menetes menceritakan bagaimana dia berjuang membesarkan anak-anaknya seorang diri yang ditinggal oleh sang suami tanpa kabar dan berita yang jelas. "Suami saya pergi entah kemana. Semua anak ditinggal," ucap Tina dengan nada sendu.

Termasuk sulitnya dia memperoleh kepengurusan administrasi. Dimana, proses kepengurusan dipersulit karena legalitas prosedur yang awalnya banyak terjadi kesalahan.

Ade Hartati meminta Tina mengambil dan menunjukkan semua berkas kepengurusan administrasinya. Melihat Kartu Keluarga (KK) dan berkas lain yang sudah usang dan robek itu, Politisi dari PAN tersebut meminta warga memanggil ketua RT setempat.

RT 02 RW 04 Kelurahan Pesisir Kecamatan Lima Puluh, Samsu, masuk di kediaman rumah Tina berukuran 5X6 berdinding kayu tersebut. Ade Hartati lalu meminta agar Ketua RT membantu warganya yang saat ini tengah kesulitan.

"Pak RT tolong dibantu mengurus dan dipermudah administrasi ibu Tina. KTP, KK. Termasuk Akta Kelahiran anak-anak ini," ucap Ade.

Ia juga mengungkapkan bahwa apabila terjadi kendala dalam pengurusan saat ini, dia meminta agar melaporkan kembali kepada pihaknya. "Kondisi anak-anak jangan sampai tidak sekolah dan tidak bisa makan dan berobat. Pesan saya anak-anak jangan sampai tidak sekolah kalau tidak mampu, segera lapor. Karena mata rantai kemiskinan akan kita putus," kata Ade.

Pekerjaan Tina yang sehari-harinya sebagai buruh cuci untuk menafkahi anak-anaknya dinilai tidak cukup untuk membiayai kehidupan keluarga itu. Ade lalu menawarkan agar ibu tujuh anak itu membuka usaha sampingan. "Kalau ibu mau, kami akan masukkan ke lembaga pelatihan sebagai tambahan ekonomi kedepan," ujarnya lagi.

Selain itu dalam kunjungan tersebut Anggota DPRD dari Fraksi PAN itu juga memberikan sumbangan seperti beras, mie, sarden dan kebutuhan pokok lainnya untuk meringankan kondisi keluarga yang dialami Tina.

Kristina yang tak kuasa menahan haru mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Anggota DPRD Riau dan Lembaga Bantuan Perlindungan Perempuan dan Anak Riau (LBP2AR). "Terima kasih banyak mudah-mudahan dengan bantuan ini anak saya dapat sekolah kembali," pungkasnya.

Penulis
: Irawan
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)