Pilgub Riau 2018, PPP Berikan "Lampu Hijau" kepada Rusli Effendi

datariau.com
2.531 view
Pilgub Riau 2018, PPP Berikan "Lampu Hijau" kepada Rusli Effendi

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (Ketum DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy memberikan "lampu hijau" atau isyarat kepada Rusli Effendi untuk maju sebagai calon Gubernur Riau (Gubri) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Mei 2018 nanti.

Sinyal Ketum DPP PPP itu diungkapkan di depan ratusan civitas akademika Universitas Islam Negeri Sutan Syarif Kasim (UIN Suska), Kamis (2/3/2017) siang saat mengisi Kuliah Umum tentang 'Agama dan Negara Dalam Sejarah NKRI'.

Ketua Umum PPP yang biasa dipanggil Romi itu menyatakan Rusli Effendi sudah sangat layak untuk memimpin Riau kedepan, karena memiliki kapasitas kepemimpinan yang bukan saja sudah tetuji di tingkat Riau tapi juga di skala nasional.

"Saya sekaligus meminta dukungan kepada segenap civitas akademika UIN SUSKA, mengingat Pak Rusli juga keluarga besar dari UIN SUSKA," ujar Romi lagi.

Dia juga meminta kepada Rusli Effendi untuk terus melakukan konsolidasi dan sosialisasi dengan turun ke daerah-daerah, serta membangun komunikasi dengan partai dan bakal-bakal calon yang lain, mengingat kursi PPP di DPRD Riau hanya 5 kursi dan dibutuhkan koalisi partai untuk mengusung.

Andi-Rusli Kian Dekat?

Di kuliah umum yang digelar UIN Suska itu, selain dihadiri oleh Romahurmuziy dan unsur dari DPP PPP, juga dihadiri Ketua DPW PPP Aziz Zainal dan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman.

Kehadiran Gubri yang biasa disapa Andi Rachman ini semakin menguatkan analisa sebagian pengamat politik yang memperkirakan Ketua DPD Golkar Riau itu nantinya akan berpasangan Rusli Effendi pada gelaran Pilgub mendatang.

Bukan kali ini saja keduanya terlihat hadir bersama, tapi sudah berkali-kali, baik di Jakarta maupun di Riau sendiri. Bahkan menurut beberapa orang dekat keduanya, komunikasi politik pun sudah dimulai antara keduanya.

Dalam beberapa pertemuan, pembicaran untuk bersama dalam mengarungi kompetisi di pilgub sudah dilakukan dengan berlandaskan kepada sejarah, dimana antara PPP dan Golkar sudah bekerjasama sejak pasangan Rusli Zainal - Wan Abubakar menang pada Pilgubri 2003.

"Kemesraan" antara kedua partai terus berlanjut sampai pada pilgubri 2013 lalu, di mana pada saat PPP gagal mengusung pasangan Indra Muchlis Adnan - Aziz Zainal, PPP langsung mengarahkan dukungan kepada pasangan Golkar Anas Maamun-Arsyadjuliandi Rahman.

Apakah pada pilgub 2018 ini Golkar dan PPP kembali mengulang sejarah dengan mengusung Andi-Rusli?.

Editor
: Adi
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)