Suami Istri di Cenaku Inhu Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok di Kepala

datariau.com
7.906 view
Suami Istri di Cenaku Inhu Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok di Kepala
Heri
Kondisi jenazah istri yang ditemukan bersimbah darah di rumah.

RENGAT, datariau.com - Warga Desa Alim, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu digegerkan dengan penemuan mayat pasangan suami istri bernama Ali Subhan (46) dan Saripah Aini (26) dalam kondisi terluka parah.

Pasutri yang diketahui merupakan warga Dusun II Dusun Alim RT 03 RW 02 Kecamatan Batang Cenaku Inhu ini ditemukan sudah tewas dengan bersimbah darah, Jumat (13/10/2017) dini hari tadi, diduga keduanya menjadi korban pembunuhan.

Jasad pasutri ditemukan di lokasi berbeda. Jenazah sang istri berada di rumah, sedangkan jasad suaminya tergeletak di jalan kebun.


Kondisi luka robek mengenaskan terlihat dari bagian kepala korban. Diduga luka robek ini akibat bacokan senjata tajam (sajam) dari si pelaku pembunuhan. Kasus ini kini masih dalam penyelidikan (lidik) polisi.

Kapolres Indragiri Hulu AKBP Arif Bastari SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan SIK melalui KBO Reskrim Iptu Loren Simanjuntak, kepada datariau.com Jumat siang membenarkan ditemukan pasutri tewas di Desa Alim, Kecamatan Batangcenaku.

Penemuan pada Jumat 13 Oktober 2017, sekira pukul 05.30 WIB. Hal ini berdasarkan laporan polisi nomor 34/X/2017/Res-Inhu dari pelapor atas nama Sepi (56), warga Dusun Puntianai, Kecamatan Batang Cenaku, dengan saksi-saksi Musutama Be Siregar dan Ponijan Harahap.

Kronologisnya, pada hari Jumat (13/10/2017) sekira pukul 07.00 WIB, pelapor mendapat informasi bahwa di rumah keluarga korban telah ramai orang karena ditemukan pasutri telah meninggal dunia diduga dibunuh, karena terdapat luka akibat benda tajam di bagian tubuh korban.

Selanjutnya, pelapor menuju rumah korban, dan ternyata benar informasi itu. Pelapor pun bersama pemerintahan desa melapor ke Polsek Batang Cenaku.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)