Saat Ditemukan Tewas, Sales Sepatu Asal Medan Itu Simpan 15 Jenis Obat

datariau.com
1.213 view
Saat Ditemukan Tewas, Sales Sepatu Asal Medan Itu Simpan 15 Jenis Obat
Rahmad
Kondisi korban saat ditemukan.

SELATPANJANG, datariau.com - Wong Kwek Yung (56), seorang sales sepatu asal Medan, Sumatera Utara ditemukan tewas di kamar 507 lantai 5 Hotel Furama, Selatpanjang. Ia tewas diduga akibat mengalami sakit.

Dalam beberapa barang bukti yang dikumpulkan pihak Kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), tak tanggung-tanggungnya pria Tionghoa itu ternyata menyimpan 15 jenis obat yang diduga digunakan sebagai obat pereda sakitnya.

"Sebelum tewas, korban sempat berobat ke klinik Dr Reviarti pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 2016 sekitar pukul 09.00 Wib di Jalan DI Pandjaitan (depan Hotel Furama). Dia (korban, red) mengeluh sakit dan diberi obat oleh dokter yang memeriksanya," jelas Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Asep Iskandar SIK MM melalui Kapolsek Tebingtinggi, AKP Ade R, kepada wartawan, Senin (24/5/2016).

Dijelaskan Ade, barang bukti berupa 15 jenis obat itu terdiri dari, Biogastron (obat lambung), Ulceranin (obat lambung), Miralce plus (obat batuk/nyeri), Librozin (panscrolin/biastase). Kemudian obat yang dibawa korban yaitu, Isosorbit Dinitial (obat angin/kembung), Dokolat (obat BAB), Hp Pro (obat herbal), Sprinolakton (hepatitis), Ganaton, Broxidian, Siang Pore Oleh, Tune Siang Word Hwet Suara (herbal cina), Siang Pure (herbal cina), Phau Sen Tien (herbal cina), dan Tolak Angin.

"Menurut dokter, belasan jenis obat-obatan yang dibawa korban ini mengarah ke jantung, tapi saya tidak bisa memastikan korban sakit apa," ujar Ade.

"Selain obat, banyak barang bukti lain yang mau disebutkan, sekitar sebanyak 36 buah berbagai jenis barang. Empat diantaranya, kartu identitas, nota, buku, kartu atm, dan barang lainnya," tambah Ade lagi.

Singkat cerita, korban pria asal Medan itu yang berstatus sebagai sales sepatu ditemukan tewas di kamar 507 lantai 5 Hotel Furama, Selatpanjang sekitar pukul 09.13 WIB. Korban ditemukan di kamar mandi dalam kondisi atau berposisi telungkup.

"Korban hanya menggunakan celana pendek tanpa baju. Hidungnya mengeluarkan darah," kata Kapolsek Ade saat di TKP.

Sebelumnya, pertama kali dalam penemuan mayat korban itu merupakan bagian Staff Acounting Hotel Furama, Ika. Sehingga informasi kematian korban ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Tebingtinggi.

Tanpa menunggu lama, Polsek menuju dan langsung melakukan olah TKP. Dibantu oleh beberapa orang pihak medis dari Puskesmas Tebingtinggi guna melakukan pemeriksa korban.

Sementara untuk saat ini korban sedang berada di RSUD Jalan Dorak, Selatpanjang, Kepulauan Meranti dilakukan visum. Pihak Kepolisian juga telah menghubungi kerabat atau kerabat melalui nomor handphone milik korban. (mad)

Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)