Ribuan Masyarakat Riau Gugat Ahok, Wira: Ini Soal Penistaan Agama

datariau.com
1.040 view
Ribuan Masyarakat Riau Gugat Ahok, Wira: Ini Soal Penistaan Agama
Arwan
Demo Ahok di Riau.

PEKANBARU, datariau.com - Terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), ribuan massa tergabung dalam Aksi Pembela Islam Riau memadati Jl. Jendral Sudirman Pekanbaru tepatnya depan Kantor Gubernur Riau untuk menyampaikan beberapa Petisi Tuntutan ‘Penjarakan Ahok’ yang telah disepakati Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekanbaru.

Adapun tiga tuntutan petisi umat Islam yakni:

1. Umat Islam Riau mendukung sikap MUI pusat yang menyatakan Ahok telah menistakan Al Quran dan menghina para ulama

2. Mendesak aparat penegak hukum (kepolisian) untuk segera menangkap dan mengadili Ahok yang telah menistakan Al Quran dan menghina para ulama

3. Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk merapatkan barisan serta menjaga ukhuwah islamiyah

Dalam aksi tersebut turut hadir Dosen Uiniversitas Islam Riau (UIR) yang sangat mengecam sikap Ahok atas Penistaan Surah Al-Madah ayat 51.

"Dalam soal agama tidak ada tawar menawar, bukan persoalan kata maaf, jika Al Quran yang dihina tidak ada kata maaf memaaf," ujar Wira Adma Ajri selaku Dosen Hukum Tata Negara UIR.

Ditambahkannya lagi, umat Islam harus bersatu, umat Islam harus banyak-banyak belajar dari sejarah terdahulu, Bangsa Arab ketika itu bukanlah bangsa apa-apa, tapi ketika mereka bersatu dengan menjadikan Al Quran dan Sunnah sebagai pegangan hidup, mereka menjadi bangsa yang terbaik.

"Dalam persoalan akidah tidak ada toleransi, lakum dinukum waliyadin, untukmu agamamu untukku agamaku, kita tidak anti dengan Kristen, ini demo bukan persoalan Kristen, ini demo persoalan penistaan agama," teriaknya.

"Jika tuntutan petisi umat islam tersebut tidak terpenuhi, maka akan ada aksi lanjutan yang lebih besar lagi," ujar Satria selaku Ketua Dewan Mahasiswa(DEMA) Universitas Islam Riau (UIR). (rls)

Penulis
: Teguh Azmi
Editor
: Riki
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)