Jadi Korban Penikaman, Pakar ITB Hermansyah Dikenal Sebagai Pengkritik Chat Habib Rizieq dengan Firza Hussein

datariau.com
2.306 view
Jadi Korban Penikaman, Pakar ITB Hermansyah Dikenal Sebagai Pengkritik Chat Habib Rizieq dengan Firza Hussein
Kondisi mobil korban yang berceceran darah. (foto: kumparan.com)

JAKARTA, datariau.com - Hermansyah, Pakar Telematika dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mengalami luka parah akibat penusukan di jalan tol pada Ahad dini hari tadi. Pria ini sebelumnya dikenal sangat vokal dalam kasus yang menimpa Habib Rizieq.

Hermansyah dikeroyok oleh lima orang di Tol Jagorawi KM 6 sekitar pukul 03.30 dini hari tadi Ahad (9/7/2017) ketika dia hendak pulang bersama istrinya ke Depok. Dia mengalami luka parah di bagian kepala, leher, dan tangan. Pria 46 tahun ini lantas menjalani operasi di RS Hermina Depok.

Hermansyah dikenal sering muncul di televisi dan pemberitaan media soal kasus chat "baladacintarizieq". Hermansyah vokal mengatakan bahwa chat antara Habib Rizieq dan Firza Hussein adalah palsu alias direkayasa.

Salah satu yang paling terkenal adalah ketika Hermansyah muncul pada acara Indonesia Lawyers Club Juni lalu. Saat itu, Hermansyah mengatakan bahwa chat tersebut "asli tapi palsu". Menurut Hermansyah, hacker bisa dengan sangat mudah membuat chat palsu antara Habib Rizieq dengan Firza Hussein.

Dalam kesempatan lainnya, Hermansyah juga mengatakan foto bugil Firza Hussein dalam chat itu adalah rekayasa, hasil editan seorang yang amatir. "Kalau dilihat itu kentara editan amatiran. Pakai software atau aplikasi pengedit foto juga bisa," kata dia kala itu.

Kasus ini menjadikan Habib Rizieq tersangka kasus pornografi. Rizieq saat ini masih berada di Arab Saudi dan beberapa kali mangkir dari panggilan polisi.

Polda Metro Jaya saat ini mengaku kesulitan menangkap penyebar foto porno melalui situs baladacintarizieq.com. Namun Hermansyah lagi-lagi angkat suara dengan mengatakan bahwa hal itu sebenarnya bisa dengan mudah dilakukan.

Dalam diskusi bulan lalu di Salemba, Hermansyah mengatakan polisi seharusnya bisa menghubungi cloudfare.com.

Situs itu adalah penyedia proxy bagi situs-situs di internet. Jika polisi menghubungi cloudfare.com maka bisa diketahui siapa yang menyewa proxy situs baladacintaqizieq. "Menyewa proxy kan harus pakai visa atau mastercard. Namanya bisa diketahui dari sana," ujar Hermansyah.

Hermansyah mengaku sudah coba meminta cloudfare.com untuk membuka identitas penyewa proxy baladacintarizieq. Sayangnya, penyedia proxy itu tidak mau mengungkapnya lantaran Hermansyah bukan aparat atau pengadilan.

Namun Hermansyah sudah tahu dalang di balik situs porno yang mencatut nama Habib Rizieq. "Pelakunya orang Indonesia, hostingnya bukan di Asia, bukan di Amerika, bukan juga di Eropa," ujar Hermansyah.

Hermansyah hari ini menjalani operasi akibat penusukan yang dialaminya di tol Jagorawi. Kondisinya kritis akibat luka yang dialaminya. Dalam foto-foto yang tersebar, darah berceceran di mobil miliknya.

Hermansyah dikeroyok dan dianiaya oleh orang tak dikenal di kawasan di Tol Jagorawi pada Ahad (9/7) dini hari. Bagaimana kronologi pengeroyokan tersebut? Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo membenarkan peristiwa penganiyaan itu.

“Benar, masih diselidiki,” ujar Andry, Ahad (9/7), dikutip kumparan.com. Berikut kronologi kejadian tersebut:

03.00 WIB
Korban dari arah Jakarta bermaksud pulang ke Depok dengan menggunakan mobil Toyota  Avanza nomor polisi B 1086 ZFT.

Saat tiba di sekitar KM 6, mobil korban diserempet oleh mobil pelaku jenis sedan lalu korban disuruh menepi oleh pelaku kemudian korban oleh pelaku disuruh membuka pintu.

03.30 WIB
Setelah korban turun langsung diserang oleh para pelaku yang berjumlah sekitar 5 orang dan seorang di antaranya menggunakan senjata tajam, setelah itu para pelakunya melarikan diri.

Akibat kejadian tersebut korban terluka di bagian kepala, leher dan tangan. Lalu korban menyender di jok mobil dan sempat ditolong oleh petugas Jasa Marga kemudian korban dibawa ke RS Hermina Depok.

04.30 WIB
Hermansyah sampai di RS Hermina Depok kemudian langsung mendapat penanganan medis di UGD.

05.00-09.00 WIB
Kondisi Herman diobservasi di UGD dan sempat drop tekanan darah.

10.30 WIB
Hermansyah dibawa ke ruangan operasi untuk tindakan sekitar satu jam.      

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query