Demo Minta Tangkap Ahok di Inhu Digelar di Halaman Kantor DPRD

datariau.com
884 view
Demo Minta Tangkap Ahok di Inhu Digelar di Halaman Kantor DPRD
Heri
Aksi massa di Inhu tuntut Ahok ditangkap.

RENGAT, datariau.com - Aksi demo terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok tidak hanya dilaksanakan di Jakarta saja, ratusan massa yang menamakan diri GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa) Kabupaten Inhu juga menggelar aksi demo di Halaman Kantor DPRD Inhu, Jum'at (4/11/2016).

Para demonstrans menuntut penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dihukum sesuai aturan yang berlaku.

Sebelum menggelar orasi di halaman Kantor DPRD Inhu, para pendemo memulai aksinya di halaman Mapolres Inhu dan mendapat pengawalan dari pihak Kepolisian Resort (Polres) Inhu.

Dengan dikawal oleh Polres Inhu, massa langsung bertolak ke kantor DPRD Inhu, mereka diterima langsung Wakil Ketua I DPRD Inhu Sumini dan didampingi beberapa anggota DPRD seperti Suroko, Arif Ramli serta Marlius.

Dalam orasinya, ratusan massa meminta Ahok segera ditangkap atas penistaan agama yang diduga dilakukannya.

"Tangkap dan proses Ahok secara hukum. Karena, Ahok sudah menistakan agama Islam," ujar koordinator aksi demo Andi Irawan dan disahut dengan teriakan para pendemo.

"Kami hadir bukan karena partai, kami hadir bukan karena organisasi, tetapi kami hadir membela agama Islam yang telah dilecehkan oleh Ahok. Hari ini, umat Islam di seluruh Indonesia secara serentak menyampaikan protes atas pernyatan Ahok yang telah menafsirkan Al Qur'an secara salah. Untuk itu, kehadiran kami disini meminta agar Ahok ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.

Di hadapan para pendemo, Anggota DPRD Inhu Marlius yang juga Ketua KAHMI (Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Inhu mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik aksi unjuk rasa ini.

"Kami menyambut baik aksi damai ini dan tuntutan ini akan kami rekomendasikan ke DPRD Provinsi Riau. Dan kami berjanji akan mengawal tuntutan ini, sehingga Ahok dapat dipastikan ditangkap dan diadili," tukasnya.

Terkait pengamanan aksi demo tersebut, Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni mengaku bahwa pihaknya menurunkan sekitar 200 personel untuk pengamanan. "Sebelum menggelar aksi damai, massa tersebut telah memberitahu kita dan aksi yang mereka gelar itu resmi," ungkapnya.

"Saat memulai aksi di Halaman Mapolres Inhu, saya telah menghimbau kepada para pendemo agar dapat berlaku sesuai dengan etika dan tertib serta tidak bersikap anarkis. Alhamdulilah, semuanya berjalan aman, lancar dan tertib," jelas Kapolres.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)