Seminar Nasional dan Kongres Ke-VI IKA UNRI: Pemanfaatan SDA Riau Menjadi Sorotan

datariau.com
255 view
Seminar Nasional dan Kongres Ke-VI IKA UNRI: Pemanfaatan SDA Riau Menjadi Sorotan
Foto: Putri Rahmi Syofyanita
Pemanfaatan sumber daya alam (SDA) Riau kembali menjadi sorotan dalam Seminar Nasional dan Kongres IKA UNRI ke VI yang digelar pada Jumat 27 Juni 2025.

JAKARTA,datariau.com - Pemanfaatan sumber daya alam (SDA) Riau kembali menjadi sorotan dalam Seminar Nasional dan Kongres IKA UNRI ke VI bertema "Pemanfaatan Sumber Daya Alam Riau Yang Berkelanjutan Menuju Riau yang Gemilang, digelar pada Jumat 27 Juni 2025.

Kegiatan ini menghadirkan Menteri pertanian Dr Ir Andi Amran Sulaiman MP, Sekretaris Jendral Kementerian Kehutanan Dr Ir Mahfudz MP serta sejumlah tokoh yang berasal dari Alumni Unri baik yang bekerja di sektor usaha, akademisi, tokoh masyarakat dengan harapan mendorong sinergi dalam mengembangkan potensi Pertanian Riau secara berkelanjutan.

Diskusi ini menghadirkan Dr Ahmad Rifai SP MP, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Riau menyoroti bahwa potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Riau harusnya sejalan dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya justru hal ini berbanding terbalik misalnya kasus Kabupaten Rokan Hulu dengan luasan sawit terbesar tetapi tingkat kemiskinannya juga tinggi.

Menurutnya, Masyarakat adalah subjek dalam pengelolaan dan optimalisasi lahan lahan pertanian berkelanjutan. Pentingnya pendekatan riset dalam pengembangan varietas unggul kelapa, padi gogo serta kelapa sawit serta karet. Optimalisasi lahan yang jumlahnya terbatas harus memperhatikan aspek sosial, ekologi dan ekonomi sehingga komoditas unggulan dimodernisasi dari sisi hulu dan hilirnya.

Sementara itu, Komjen Pol (Purn) Prof Dr Gatot Eko Pramono, selaku Ketua Persatuan Masyarakat Riau Jakarta, menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor termasuk melibatkan para pihak termasuk lembaga adat melayu dalam pengelolaan SDA. Ia menekankan aspek keamanan dan regulasi sebagai fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam yang ada di Provinsi Riau.

Dari sisi pelaku usaha, Dr David SE MM, Komisaris Utama PT Sumalindo Lestari Jaya, menyoroti peluang besar dari sektor industri pengolahan hasil pertanian dan kehutanan. Ia menyampaikan bahwa investasi pada produk turunan kelapa seperti minyak VCO, arang aktif, dan produk kosmetik berbasis kelapa, kelapa sawit termasuk dari sisi kehutanan ada carbon trading yang bisa meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Riau.

Diskusi ini dimoderatori oleh Setri Yasra SE MM, Pemimpin Redaksi Tempo, yang mengarahkan jalannya dialog menjadi diskusi yang informatif dan konstruktif. Setri juga menyoroti peran media dalam mengawal isu-isu strategis daerah, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan.

Diskusi ini diharapkan muncul langkah nyata dari berbagai pihak untuk mendorong pemanfaatan sumber daya alam Riau secara optimal, berkelanjutan, dan inklusif, demi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Wan Muhammad Hasyim SE AK selaku Ketua Umum IKA UNRI menyampaikan bahwa, melalui diskusi ini akan ditindaklanjuti pertemuan secara khusus dengan Menteri Pertanian dan Menteri Kehutanan dalam mensinergikan program kementerian melalui instrumen riset aksi partisipatif dan program-program pertanian dan kehutanan yang berkelanjutan di Riau dengan melibatkan Alumni Universitas Riau.*rls

Penulis
: Putri Rahmi Syofyanita
Tag:UNRI
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)