DATARIAU.COM - Pengumpulan dan pengelolaan data yang efektif di tingkat desa menjadi langkah krusial dalam mendukung pembangunan yang tepat sasaran.
Desa Parit I/II, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, menyadari pentingnya pengelolaan data yang terstruktur, termasuk data penduduk, aset desa, sumber daya alam, dan potensi desa.
Data-data ini digunakan untuk menyusun program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
Pemerintah Desa Parit I/II dibantu oleh Tim Kuliah Kerja Nyata MBKM FMIPA Universitas Riau, telah melakukan langkah proaktif dengan mengumpulkan data penduduk secara manual, mencakup data jumlah keluarga, jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, UMKM, dan potensi desa.
Kepala Desa Parit I/II, Untung Prayitno SE menekankan pentingnya akurasi data untuk menentukan program prioritas, seperti bantuan sosial dan pengembangan pendidikan.
Selain itu, data penduduk yang akurat juga membantu dalam memetakan siapa yang berhak menerima bantuan langsung tunai, serta merancang program pendidikan yang sesuai untuk anak-anak desa.
Selain data penduduk, data aset desa juga menjadi fokus utama. Desa Parit I/II telah memetakan aset-aset penting seperti lahan desa, fasilitas umum, dan infrastruktur seperti jalan dan jembatan.
Data ini digunakan untuk menentukan alokasi anggaran pembangunan dan perbaikan fasilitas. Dengan mengetahui aset yang dimiliki, pemerintah desa bisa merencanakan perbaikan jalan yang rusak dan pengadaan fasilitas publik lainnya.
Sumber daya alam yang dimiliki desa juga dicatat dengan baik, mulai dari potensi pertanian hingga perkebunan.
Potensi pertanian di Desa Parit I/II yang utama terletak pada lahan sawah yang produktif, sementara sektor perkebunan didominasi oleh perkebunan kelapa sawit dan karet yang menjadi sumber penghidupan bagi warga desa tersebut.
Di bidang peternakan, desa ini memiliki beragam jenis ternak, termasuk ayam, sapi, kambing, bebek, dan itik.
Namun, ternak yang paling banyak dipelihara oleh warga desa adalah ayam dan kambing yang menjadi komoditas utama dalam sektor peternakan lokal.
Data-data ini sangat penting untuk merancang program pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama dalam pengembangan produk unggulan desa.
Di bidang ekonomi, Desa Parit I/II juga memiliki potensi besar dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), seperti produksi bolu kemojo, peyek, keripik singkong, cermai, kerajinan kayu, pemanfaatan mangrove berembang, dan lain sebagainya.
Pemerintah desa telah memetakan UMKM yang ada dan terus mendorong warga untuk terlibat dalam program pemberdayaan ekonomi yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi desa.
Namun, proses pengumpulan dan pengelolaan data ini masih menghadapi tantangan. Desa Parit I/II telah memiliki website untuk mengelola data secara online yang dapat diakses melalui http://paritsatudua-siak.desa.id/.
Meskipun demikian, kendala utama yang dihadapi adalah kesulitan dalam memastikan apakah beberapa penduduk sudah pindah atau masih menetap dikarenakan tidak adanya konfirmasi kepindahan mereka. Hal ini menghambat akurasi data penduduk yang ada di desa.
Selain itu, sulitnya memperbarui informasi ini berdampak langsung pada perencanaan pembangunan yang membutuhkan data valid sebagai dasar keputusan.
Dengan pengelolaan data yang lebih baik, diharapkan Desa Parit I/II dapat merencanakan pembangunan yang lebih terukur dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Pengelolaan data yang akurat juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui program-program yang tepat guna dan transparan.***