Peduli Stunting, Mahasiswa Kukerta UNRI Talang Mandi Sosialisasi di Posyandu Sari Mekarti

datariau.com
1.152 view
Peduli Stunting, Mahasiswa Kukerta UNRI Talang Mandi Sosialisasi di Posyandu Sari Mekarti

BENGKALIS, datariau.com - Kurangnya asupan nutrisi pada 1000 hari pertama kehidupan anak dapat mengakibatkan terjadinya penghambatan pada pertumbuhan dan perkembangan motorik pada anak. Bahkan ibu hamil yang kekurangan nutrisi dapat melahirkan anak yang memiliki bobot dan panjang badan tidak sesuai dengan kelahiran pada umumnya.

Menindaklanjuti dari sosialisasi Tingkat Stunting di Riau pada pembukaan Kukerta UNRI 2022 di SKA ex co Tim Kukerta UNRI Kelurahan Talang Mandi menjumpai Ibu Bidan Silvi selaku bidan yang bertanggung jawab untuk seluruh posyandu di Kelurahan Talang Mandi.

Berdasarkan pertemuan tersebut diketahui bahwa tingkat stunting di Kecamatan Mandau terkhususnya di Kelurahan Talang Mandi tergolong masih sangat tinggi, perlu adanya pemahaman pada setiap masyarakat dan perangkat kesehatan setempat untuk membantu menurunkan tingkat stunting.

Pada Jumat 15 Juli 2022 Tim Kukerta Unri melaksanakan kegiatan sosialisasi peduli stunting pada Posyandu Sri Mekarti. Mahaswa dibantu oleh Bidan Silvi, menjelaskan apa itu stunting, bagaimana cara mengetahui gejala, hingga cara pencegahannya pada seluruh ibu - ibu yang hadir pada kegiatan posyandu.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh balita yang dikarenakan gizi kronis sehingga tingginya tidak sesuai dengan usianya. Anak yang stunting tidak selamanya akan mengidap stunting. Stunting pada anak dapat diatasi, sehingga pada bulan berikutnya anak tersebut tidak mengalami stunting lagi.

Penyampaian sosialisasi dilakukan secara langsung di hadapan para peserta posyandu. Setelah itu mahasiswa kkn beserta ibu - ibu kader posyandu mendata pertumbuhan dan perkembangan setiap anak. Lalu membagikan makanan seperti puding mangga, buah potong, bubur sehat, dan nasi goreng.

Menurut Shakilla Prameswari, dengan adanya sosialisasi stunting ini diharapkan warga sekitar lebih peduli tentang keseimbangan pertumbuhan anak serta asupan nutrisi yang sesuai dengan usianya. Selain itu makanan bergizi tidak perlu dari bahan makanan yang mahal, dengan kreativitas ibu dapat mengolah tempe, sayu, dan ikan menjadi nuget yang dapat meningkatkan nafsu makan dan pertumbuhan anak. (rls)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)