Manfaatkan Kekayaan Alam, Mahasiswa Kukerta UNRI Berinovasi Membuat Ecoprint dari Daun Mangrove Education Center Pangkalan Jambi

datariau.com
1.401 view
Manfaatkan Kekayaan Alam, Mahasiswa Kukerta UNRI Berinovasi Membuat Ecoprint dari Daun Mangrove Education Center Pangkalan Jambi

DATARIAU.COM - Tim Kukerta Universitas Riau 2022 Desa Pangkalan Jambi berinovasi membuat ecoprint dari daun mangrove Education Center Pangkalan Jambi Selasa, 16 Agustus 2022 yang dilaksanakan di kawasan Mangrove Education Center Desa Pangkalan Jambi.

Ecoprint merupakan kerajinan tangan yang dibuat dengan teknik mencetak dengan pewarnaan kain alami yang dapat menghasilkan motif unik dan otentik. Tim Kukerta UNRI berinovasi dengan memanfaatkan daun yang ada di kawasan Mangrove Education Center untuk membuat ecoprinting ini.

Kegiatan ini dibuat dengan melibatkan Kelompok Usaha Jaya Bersama yang telah disambut baik sebagai kenang-kenangan yang dibuat oleh Tim Kukerta Universitas Riau, bahkan bisa menjadi inspirasi dengan memberikan pelatihan cara membuat ecoprint bagi UMKM Jaya Bersama untuk memanfaatkan kekayaan alam yang ada di sekitar mangrove.

?Pelatihan pembuatan ecoprint ini diadakan dengan tujuan untuk memberikan inspirasi kepada UMKM Jaya Bersama di Mangrove Education Center bahwasannya daun-daun yang ada di kawasan tersebut juga dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan dan bernilai jual,? ujar Ega selaku Ketua Kelompok Kukerta Desa Pangkalan Jambi.

Pelatihan ini dimulai dengan menunjukkan hasil percobaan pembuatan ecoprint yang sebelumnya telah dibuat oleh Tim Kukerta UNRI dalam bentuk totebag, pouch, dan tempat tisu. Dilanjutkan dengan pembuatan ecoprint bersama Kelompok UMKM Jaya Bersama menggunakan kain blacu dengan perlakuan teknik pounding yang menggunakan palu.

Hal ini juga mendapat komentar dari pihak DKP Provinsi Riau yang sedang berkunjung ke Kawasan Mangrove Education Center dan merasa hal ini menarik. ?Ini kalau dibikin baju mahal loh dek, satu baju itu 350 ribu. Bahkan bisa jutaan dengan dibuat menggunakan bahan kain batik tulis, apalagi dari bahan daun mangrove asli,? ujar Nurhasna.

Tim Kukerta UNRI berharap dengan adanya pelatihan ini kedepannya masyarakat akan sadar bahwasannya banyak kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan baik sebagai kerajinan ataupun olahan lainnya yang bermanfaat dimasa mendatang. (rls)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)