Mahasiswa Kukerta UNRI Sosialisasi Budidaya Hidroponik di Talang Mandi Bengkalis

datariau.com
1.405 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Sosialisasi Budidaya Hidroponik di Talang Mandi Bengkalis

DATARIAU.COM - Pada era new normal dan kenaikan harga bahan pangan membuat masyarakat harus pintar - pintar memutar uang untuk keperluan konsumsi di rumah.

Menyiasatinya tentu dengan menanam sendiri sayur di lingkungan rumah. Namun dengan halaman yang terbatas sering menjadi kendala.

Untuk inovasi urban farming tersebut mahasiswa KKN UNRI melakukan sosialisasi budidaya hidroponik rakit apung di RW 13 Kelurahan Talang Mandi.

Hidroponik adalah teknik budidaya yang tidak memerlukan lahan luas. Rakit apung itu salah satunya dapat dibuat pada kotak ataupun di atas kolam ikan.

"Tapi kalau di kolam ikan tentu lebih rumit lagi, jadi kami buatnya di wadah seperti meja ini," kata Kharisma Siregar alias Tresno mahasiswa Kukerta UNRI.

Tanaman dengan cara hidroponik memiliki kualitas lebih tinggi dari pada tanaman yang ditanam secara konvensional pada media tanah.

?Serangan hama penyakit tanaman hidroponik lebih rendah, jadi pestisida tidak perlu disemprotkan. Kalau engga disemprot pestisida, jadilah tanaman organik yang sehat, dijual ke supermarket punya harga yang tinggi,? lanjut Mardhiya mahasiswa Kukerta UNRI.

Pada sosialisasi tersebut mahasiswa KKN menjelaskan kepada ibu-ibu warga RW 13 bagaimana cara budidaya hidroponik yang benar, apa saja alat dan bahannya, serta keuntungannya.

Para hadirin antusias mengikuti sosialisasinya, mereka banyak menanyakan dan mencatat bagaimana cara pembuatan larutan nutrisi yang tepat, penggunaan alat, hingga harga barang yang akan dibutuhkan.

Tanaman yang disediakan mahasiswa sebagai contoh pada instalasi hidroponik ini adalah pakcoy, selada, dan kangkung. Namun penggunaan tanaman sayur dan buah lainnya masih dapat digunakan pada teknik hidroponik ini.

Dikarenakan dalam nuansa hari kemerdekaan 17 Agustus, instalasi hidroponik tersebut dicat dengan warna merah putih. Lalu diberi tulisan KKN Universitas Riau 2022 begitu juga dengan papan informasi tentang lamanya waktu penguraian sampah yang juga diberikan mahasiswa, guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan bahan plastik dan kaleng.

Bersamaan dengan waktu perlombaan Dasa Wisma se-Kecamatan Mandau dan se-Kabupaten Bengkalis, sosialisasi dan pemberian instalasi hidroponik serta papan informasi sampah ini diharapkan menjadi pengetahuan baru bagi masyarakat serta menjadi poin tambahan dalam penilaian Dasa Wisma nantinya.

?Hidroponik sama papan informasi sampah ini kalau dimasukkan ke Dasa Wisma, sepertinya bisa jadi nilai tambah untuk penilaian. Mana tau dapat poin lebih trus bisa menang RW 13 mewakili Kelurahan Talang Mandi di lomba nanti,? ujar Yohanes.

Penulis: Puan Kharisma Pater Siregar (Mahasiswa Kukerta UNRI Balek Kampung Kelurahan Talang Mandi 2022)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)