Mahasiswa Kukerta Pengabdian UNRI 2024 Berkontribusi dalam Pelestarian Kerajinan Lokal: Lekar dan Tikar Pandan di Desa Pandan Sari

datariau.com
1.105 view
Mahasiswa Kukerta Pengabdian UNRI 2024 Berkontribusi dalam Pelestarian Kerajinan Lokal: Lekar dan Tikar Pandan di Desa Pandan Sari

Mahasiswa Kukerta Pengabdian UNRI 2024 Berkontribusi dalam Pelestarian Kerajinan Lokal dan Mensosialisasikan Cara Memasarkannya Guna Membantu Ekonomi Masyarakat Setempat: Lekar dan Tikar Pandan di Desa Pandan Sari

DATARIAU.COM
- Mahasiswa Kukerta Pengabdian UNRI di Desa Pandan Sari, berhasil mengadakan kembali sebuah lokakarya unik yang bertujuan untuk melestarikan budaya tradisional setempat.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa bekerja sama dengan warga desa untuk melakukan pembuatan lekar (bakul nipah) dan tikar pandan.

Kemudian juga membantu masyarakat desa dalam pemasaran hasil kerajinan budaya ini guna meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Lokakarya ini diselenggarakan selama beberapa hari. Para mahasiswa yang tergabung dalam Kukerta UNRI memilih tema tersebut setelah melakukan observasi dan mendapati bahwa kerajinan tradisional seperti lekar dan tikar pandan mulai ditinggalkan oleh masyarakat akibat beberapa faktor, termasuk karena hasil kerajinan ini susah untuk dipasarkan atau diperjualbelikan.

Padahal, kedua kerajinan ini merupakan warisan budaya yang memiliki nilai fungsional dan artistik yang tinggi.

Dalam lokakarya, peserta diajarkan cara memilih bahan baku yang tepat, seperti daun nipah dan pandan yang berkualitas.

Prosesnya pun cukup panjang dan tidak mudah karena dalam pembuatan lekar atau bakul proses paling awal adalah memilah serta memilih daun nipah yang bagus sebelum dilakukannya penyisikan (menghilangkan sebagian dari bagian daun nipah yang telah melalui tahapan pemilahan).

Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman mengenai teknik anyaman tradisional yang telah diwariskan turun-temurun.

Setelah diajarkan untuk pembuatan kerajinan ini, sebagai feedback dan pemecahan masalah untuk faktor yang menjadi penyebab kerajinan budaya ini mulai menghilang dikarenakan faktor untuk pemasaran yang sulit.

Mahasiswa memberikan sosialisasi dan juga tata cara untuk melalukan pemasaran kerajinan ini dengan melalui marketplace online, bahkan sebagian juga langsung dibeli oleh mahasiswa yang bermaksud untuk membantu ekonomi masyarakat desa.

Tujuan utama Mahasiswa Kukerta adalah melestarikan budaya lokal sekaligus memberdayakan masyarakat, untuk meningkatkan taraf ekonomi para pengrajin atau pun masyarakat yang pandai dalam mengelola juga lihai dalam membuat kerajinan ini.

Dengan adanya lokakarya ini, anak-anak muda di Desa Pandan Sari dapat terus mengembangkan keterampilan ini dan meneruskan tradisi yang sudah ada sejak lama dan yang paling terpenting adalah agar budaya dalam pembuatan lekar atau tikar pandan tidak punah melainkan akan terus berlanjut dari generasi ke generasi.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Selain memberi pengetahuan tentang pembuatan kerajinan ini, mereka juga saling berbagi pengalaman dan cerita tentang pentingnya kerajinan ini dalam kehidupan sehari-hari di masa lalu.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)