Mahasiswa KKN MAs 63 Aktif Ikut Serta dalam Revisi RPJM Kampung di Desa Bunsur

datariau.com
1.302 view
Mahasiswa KKN MAs 63 Aktif Ikut Serta dalam Revisi RPJM Kampung di Desa Bunsur
Foto: Rahma Dania Riski Kamilah
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 63 yang tengah melaksanakan pengabdian di Desa Bunsur, menunjukkan komitmennya untuk ikut terlibat aktif dalam perencanaan pembangunan desa.

SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 63 yang tengah melaksanakan pengabdian di Desa Bunsur, menunjukkan komitmennya untuk ikut terlibat aktif dalam perencanaan pembangunan desa.

Bersama penghulu, kerani dan perangkat desa lainnya, mereka berpartisipasi dalam kajian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJM Kam) 2020-2028.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Bunsur pada 12 Agustus 2025. Dalam forum tersebut, tim KKN membantu menganalisis potensi dan mengidentifikasi kebutuhan prioritas desa untuk tiga tahun yang akan datang masa jabatan Bapak Khaidir.

Selain mendukung Revisi penyusunan RPJMKam, Tim KKN MAs Kelompok 63 mengusulkan beberapa program pembangunan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, antara lain:

1. Pelatihan Pemasaran Online/Digital


Mendorong pelaku UMKM di Desa Bunsur untuk memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

2. Pelatihan Seni Budaya Lokal


Menggali dan mengembangkan potensi seni khas daerah seperti kompang, robana, zapin dan gambus, baik sebagai media pelestarian budaya maupun peluang ekonomi kreatif melalui pertunjukan seni dan festival.

3. Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Tenaga Pengajar PAUD, TK dan MDA


Meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan metode pembelajaran kreatif, manajemen kelas, dan pengembangan kurikulum sesuai kebutuhan anak usia dini dan pendidikan agama.

4. Distribusi Suplemen dan Gizi


Mendukung program kesehatan masyarakat dengan pembagian suplemen, vitamin dan makanan bergizi untuk anak-anak, ibu hamil dan lansia sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Kerani Desa Bunsur, Affarizan, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi mahasiswa. “Kehadiran adik-adik KKN sangat membantu kami dalam penyesuaian program pembangunan. Kami juga berterima kasih atas masukan dan kerjasamanya dalam kajian rencana pembangunan jangka menengah kampung,” ujarnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah desa dan mahasiswa, Desa Bunsur optimis mampu mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan memberi manfaat jangka panjang bagi seluruh warga.***

Penulis
: Rahma Dania Riski Kamilah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)