Kurangi Angka Kekerasan di Lingkungan Sekolah, DP3AKB Kembangkan SPRA

Sindy Aprilia Dwiyanti
658 view
Kurangi Angka Kekerasan di Lingkungan Sekolah, DP3AKB Kembangkan SPRA
Gambar : fin.co.id

DATARIAU.COM - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) kembangkan Satuan Pendidikan Ramah Anak (SPRA) untuk mengurangi tingginya angka kekerasan yang terjadi di lingkungansekolah.

Kepala DP3AKB Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, saat pelaksanaan deklarasi SPRA diKabupaten Majalengka, Kamis (4/11/2021) mengatakan, hingga sekarang, pihaknya tidak memungkiri masih terdapat aksi kekerasan di lingkungan satuan pendidikan.

Lewat SPRA diharapkan bisa menciptakan lingkungan satuan pendidikan yang nyaman, asri, ramah, aman, bersih bagi anak, dan diharapkan juga dapat merubah paradigma pendidik atau guru sebagai pengajar menjadi pembimbing, orangtua dan juga sahabat bagi anak.

Sesuai dengan konsep yang tertuang dalam SPRA diharapkan orang-orang dewasa pada satuan pendidikan dapat memberikan keteladanan perilaku yang benar dalam interaksi sehari-hari, selain itu diperlukan juga keterlibatan aktif dari orangtua dalam pendidikan anak dari mulai proses perencanaan, proses pembelajaran sampai dengan evaluasi.

"Kami berharap denganDeklarasiPerdana SPRA diKabupaten Majalengkaini mampu berkembang lebih baik sehingga dapat menjadi acuan ataupun indikator bagi Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Barat," ungkap Gusti Agung.

Satuan Pendidikan Ramah Anak akan diberlakukan untuk semuasekolahbaiksekolahyang ada dibawah naungan Kementrian Agama maupun Dinas pendidikan. Kedepannya diharapkan tidak ada lagi kekerasan , pornografi ataupun pornoaksi yang menimpa anaksekolah.

?Kami mengapresiasi kepadaKabupaten Majalengkayang telah mencapai status Kabupaten Layak Anak dengan predikat Pratama, salah satu indikator layak anak didalamnya terdapat Satuan Pendidikan Ramah Anak (SPRA), melalui SPRA ini diharapkan generasi anak-anaksekolahdapat lebih mengembangkan potensi dan juga kreasinya sehingga menjadi generasi yang produktif, inovatif dan berdaya saing.? ungkapnya. (*)

Source : pikiran-rakyat.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)