Kepala SMAN 4 Pekanbaru Diundang Konferensi Guru di Australia

2.397 view
Kepala SMAN 4 Pekanbaru Diundang Konferensi Guru di Australia
Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Nurhafni dan siswa SMAN 4 Syafira Evani Arfan Nasution saat di Australia. (foto: ade lestari)
PEKANBARU, datariau.com - Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Nurhafni MPd mewakili Riau dalam konferensi guru di University of New South Wales (UNSW), Sydney, Australia.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 12 sampai tanggal 13 Oktober itu juga diikuti satu siswa SMAN 4 Pekanbaru Syafira Evani Arfan Nasution yang duduk di kelas XI IPA.

"Tujuan kegiatan tersebut, agar sekolah dan guru dapat mengidentifikasi area yang perlu dikembangkan dan diperbaiki pada bidang studi yang diukur, menyusun strategi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa, serta mendapatkan komparasi performa sekolah dengan peserta lain dan yang diikuti 20 negara di dunia," ujar Nurhafni saat dihubungi datariau.com melalui selulernya, Kamis (15/10/2015).

Dijelaskan Nurhafni, hal ini sangat memotivasi para guru di sekolah, karena kesempatan yang diberikan menghadiri dan mengikuti kegiatan yang bersifat internasional dalam hal meningkatkan pembelajaran di sekolah, meningkatkan penilaian kecakapan guru dan bagaimana nantinya cara meningkatkan percaya diri siswa dan cara belajar masa depan.

"Kami juga diberi kesempatan untuk presentasi pada Senin (12/10/2015), tentang profil sekolah dan
pembelajaran yang berbasis digital. Tentunya kita juga memaparkan profil Kota Pekanbaru, Riau," ungkapnya.

Nurhafni menambahkan, tidak semua yang bisa mendapat kesempatan seperti ini. Menurut informasi, di Indonesia hanya ada tiga sekolah peserta saja, selain SMAN 4 Pekanbaru, juga ada SMAN 2 Jombang dan SMAN Mojoagung.

"Ini sebuah program pengukuran kemampuan dasar siswa bertaraf internasional dengan elemen
kompetisi di dalamnya. Bidang studi yang diukur adalah english, mathematics, science, digital
technologies dan writing. Pembicaranya dari Professor Chris Davidson head of school, Dr Jihyun Lee," paparnya. (ade)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)