Jangan Asal Main Gadget, Mahasiswa KKN MAs 102 Ajak Siswa SMPN 7 Kerinci Kiri Jaga Postur Tubuh

datariau.com
1.411 view
Jangan Asal Main Gadget, Mahasiswa KKN MAs 102 Ajak Siswa SMPN 7 Kerinci Kiri Jaga Postur Tubuh
Foto: Marda Annafin Kurniawan
Foto bersama Kelas 1 SMPN 7 Kerinci Kiri Penyuluhan FHP.

SIAK, datariau.com - Kelompok 102 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) menggelar edukasi kesehatan postur tubuh kepada siswa kelas 1 SMPN 7 Kerinci Kanan pada Selasa siang (2/9/2025). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan bahaya Forward Head Position (FHP) serta cara mencegahnya agar siswa tetap sehat dan percaya diri.

Fenomena bermain gadget kini tidak lepas dari keseharian anak-anak. Sayangnya, kebiasaan menggunakan gadget dengan postur tubuh yang salah, seperti membungkuk atau menunduk terlalu lama, berisiko menimbulkan Forward Head Position atau posisi kepala maju. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri leher, pundak, dan berdampak pada rasa percaya diri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN MAs ingin meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga postur tubuh. “Tujuan kegiatan ini adalah agar anak-anak sadar terhadap bahaya Forward Head Position, bisa menjaga kesehatan postur tubuh, terhindar dari cedera leher dan pundak, serta tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri,” jelas Meyrida, mahasiswi jurusan Fisioterapi, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang.

Dalam sosialisasi, siswa-siswi SMPN 7 Kerinci Kanan diajak memahami definisi Forward Head Position dan cara mencegahnya. Mereka dilatih duduk dengan benar: punggung tegak, telinga sejajar dengan bahu, serta menggunakan kursi yang menopang punggung bawah. Cahaya gadget juga diingatkan harus cukup agar mata tidak cepat lelah.

Selain itu, siswa juga dikenalkan manfaat menjaga postur tubuh, mulai dari menghindari nyeri leher, memperbaiki keseimbangan, membuat tubuh lebih tegap, hingga meningkatkan rasa percaya diri. Mahasiswa KKN juga memberikan contoh terapi sederhana untuk memperbaiki postur, seperti gerakan Wall Angels dan Upper Trapezius Stretch (peregangan leher belakang).

Kegiatan berjalan lancar dengan respons positif dari siswa yang antusias mengikuti hingga akhir. Guru matematika SMPN 7 Kerinci Kanan, Dirlina Raya SPd, menyambut baik inisiatif ini.

“Jika diterapkan dengan baik, hal ini tentu akan memberikan dampak positif karena dapat mencegah kasus FHP muncul lagi di sekitar kita. Pada akhirnya, semua itu kembali kepada peran masing-masing keluarga dalam menjaga kebiasaan di rumah agar tetap sehat dan seimbang,” ujarnya.

Penulis
: Marda Annafin Kurniawan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)