Inovasi Pengolahan Produk Lokal, Mahasiswa Kukerta UNRI Ajak Ibu PKK Desa Sepotong Olah Kecap dari Air Kelapa Tua

datariau.com
582 view
Inovasi Pengolahan Produk Lokal, Mahasiswa Kukerta UNRI Ajak Ibu PKK Desa Sepotong Olah Kecap dari Air Kelapa Tua

DATARIAU.COM - Sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi desa dan pelestarian potensi lokal, mahasiswa Universitas Riau yang tergabung dalam kelompok kukerta desa sepotong kecamatan Siak kecil kabupaten Bengkalis mengadakan kegiatan inovatif yaitu sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung pembuatan kecap dari air kelapa tua. Kegiatan yang berlangsung pada 13 Agustus 2024 ini mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan Rina Susanti SSos MSi.

Ketua Kukerta, Anjelika Karolina, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya inovasi ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan nilai ekonomi produk lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Program ini tidak hanya sekadar pelatihan, tetapi merupakan upaya konkret dalam memaksimalkan potensi yang ada di desa kita. Kami berharap, hasil dari kegiatan ini dapat bermanfaat menambah inovasi ibu-ibu sekalian untuk membangun ekonomi desa," ujar Anjelika.

Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh ibu-ibu PKK Desa Sepotong, yang belajar mulai dari cara mengidentifikasi kualitas air kelapa tua yang baik hingga proses pengolahan menjadi kecap yang berkualitas.

Selain sosialisasi manfaat dan potensi dari kecap berbahan dasar air kelapa tua, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung teknik pengolahan yang diajarkan.

Ibu Ririn, salah satu peserta yang juga tokoh masyarakat desa, memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini.

“Ini adalah program yang sangat menarik dan bermanfaat. Kami mendapatkan ilmu baru yang dapat langsung diaplikasikan, dan tentunya ini akan menambah pengetahuan kami,” kata Ibu Ririn dengan penuh semangat.

Rangkaian kegiatan ini tidak berhenti di sini, karena tim Kukerta Universitas Riau yang terdiri dari anjelika Karolina, Dhea Anastasya Putri Faye, Nadia Dwi Putri, Adinda Mulya, Rafli Nanda Utama, Melda Agustin, Mita Apriliani, Fitra Ayu lestari, Aurelia Marsha, Irni Puspita Sari, Nivandra Zulfah Maftukhah, juga berencana untuk melanjutkan pelatihan serupa di dusun lainnya, yaitu Dusun Sri Bangun Sari, dengan harapan agar semakin banyak masyarakat yang dapat terlibat dan merasakan manfaat dari inovasi pengolahan produk lokal ini.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, terutama Rina Susanti SSos MSi selaku dosen pembimbing, program ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal dalam mengangkat potensi lokal Desa Sepotong dan sekitarnya, serta mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan sumber daya yang ada. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)