Dosen dan Mahasiswa Prodi PGSD FKIP Universitas Islam Riau Buka Pelatihan Aplikasi Edmodo

Samsul
1.463 view
Dosen dan Mahasiswa Prodi PGSD FKIP Universitas Islam Riau Buka Pelatihan Aplikasi Edmodo

DATARIAU.COM - Tiga orang dosen dan dua orang mahasiswa prodi PGSD FKIP Universitas Islam Riau melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan aplikasi edmodo bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Indragiri Hilir.

Ketua dalam kegiatan pengabdian ini adalah Dea Mustika SPd MPd dengan anggota Febrina Dafit SPd MPd, Nurul Fauziah SPd MPd serta didampingi oleh dua orang mahasiswa PGSD yaitu Andini Carla Tantia dan Ego Liansa Mahendra. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2021 menggunakan Aplikasi Zoom Meeting.

Kegiatan diikuti oleh 11 orang guru sekolah dasar yang berasal dari SD Negeri 031 Suhada Indragiri Hilir. Kepala sekolah dan guru menyambut baik kegiatan pengabdian yang dilakukan karena kegiatan ini relevan dengan kondisi pembelajaran saat ini yang dilakukan secara blended learning untuk mendukung keterlaksanaan pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Guru-guru selama ini lebih banyak hanya memanfaatkan whatsapp group untuk berbagi materi dan tugas dengan siswa, sehingga dengan adanya pelatihan penggunaan aplikasi edmodo membantu menambah informasi guru agar dapat lebih inovatif lagi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.

Elliza Indra, selaku Kepala Sekolah SDN 031 Suhada berharap, kegiatan pengabdian ini dapat dilakukan secara berkesinambungan agar guru-guru lebih banyak mendapatkan informasi tentang berbagai aplikasi pembelajaran dan tidak terfokus hanya menggunakan whatsapp group saja. Misriati, selaku perwakilan guru kelas juga menyatakan bahwa kegiatan pelatihan menggunakan aplikasi edmodo ini memberi pengetahuan baru dan akan dicobakan untuk dimanfaatkan bersama peserta didik.

?Saya sebagai guru baru mengetahui tentang aplikasi edmodo ini, karena selama ini untuk berbagi informasi dengan siswa saya terbiasa hanya menggunakan whatsapp group. Jika siswa sudah mengirimkan tugas-tugas biasanya memori hp saya akan cepat penuh karena tugas yang begitu banyaknya. Saya pernah mencoba aplikasi pembelajaran lain, namun menurut saya masih rumit dalam penggunaannya. Setelah mengetahui aplikasi edmodo saya kira ini jauh lebih sederhana untuk dipelajari. Saya berharap kegiatan ini bisa dilanjutkan, tidak hanya untuk semester ini tetapi juga semester-semester berikutnya,? ujar Misriati.

Sementara itu, ketua tim pengabdian, Dea Mustika SPd MPd dalam penutupan kegiatan mengungkapkan banyak ucapan terimakasih kepada kepala sekolah dan guru-guru sekolah dasar yang bersedia datang untuk berkumpul mengikuti kegiatan pengabdian.

"Bahkan sekolah juga membantu memfasilitas dengan menyediakan layar proyektor agar kegiatan pengabdian dapat diikuti dengan baik oleh semua peserta kegiatan," katanya.

Dea Mustika berharap kegiatan pengabdian ini tentunya dapat memberikan dampak positif kepada guru-guru sekolah dasar di kabupaten inhil terutama dalam pelaksanaan blended learning saat ini.

Febrina Dafit SPd MPd selaku anggota pengabdian juga menyatakan bahwa kemampuan guru dalam pembelajaran tentu harus ditingkatkan.

"Jika selama ini guru terbiasa mengajar secara tatap muka, sekarang guru harus melakukan update skill salah satunya dengan memahami aplikasi-aplikasi pembelajaran online seperti edmodo," ujarnya.

Diakhir kegiatan, ditutup dengan diskusi bersama guru-guru tentang cara penggunaan aplikasi edmodo dalam pembelajaran. Secara umum guru yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini merasa tertarik dengan penggunaan aplikasi edmodo dalam pembelajaran dan berkeinginan untuk mencoba menggunakan aplikasi pembelajaran ini bersama dengan peserta didik. (rls)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)