Cegah Stunting, Mahasiswa Kukerta UNRI mengadakan Program Aksi Peduli Stunting di Desa Banjar Seminai

Samsul
553 view
Cegah Stunting, Mahasiswa  Kukerta UNRI mengadakan Program Aksi Peduli Stunting di Desa Banjar Seminai

SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kukerta (Kuliah Kerta Nyata) Universitas Riau berkerjasama dengan Pihak Puskesmas Kecamatan Dayun serta para tenaga kesehatan desa mengadakan program Aksi PENTING (Peduli Stunting) sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan dan pertumbuhan anak di Desa Banjar Seminai, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Biasanya penyebab Stunting ini karena sang ibu tidak memiliki akses terhadap makanan sehat dan bergizi, sehingga menyebabkan buah hatinya turut kekurangan nutrisi. Selain itu, rendahnya asupan vitamin dan mineral yang dikonsumsi ibu juga ikut mempengaruhi kondisi malnutrisi janin.

Program ini dilaksanakan dengan melakukan survey secara langsung (door to door) ke kediaman anak-anak penderita Stunting serta melakukan sosialisasi mengenai Stunting.

Program ini diadakan dua hari. Di hari pertama. Sabtu, 06 Agustus 2022 melakukan survey secara door to door ke kediaman penderita Stunting dengan tujuan untuk memvalidasi data terkait penderita Stunting di Desa Banjar Seminai.

Tidak hanya itu, pemberian makanan/biskuit juga diberikan guna meningkatkan nafsu makan anak. Di hari kedua. Senin, 08 Agustus 2022 melakukan penyuluhan terkait Stunting. Pemaparan materi Stunting di jelaskan oleh Ibu Delisma selaku Kepala Program Gizi di Puskesmas Kecamatan Dayun. Penyuluhan ini dihadiri oleh ibu-ibu kader posyandu, para guru TK dan SD, serta ibu-ibu PKK Desa Banjar Seminai.

"Anak-anak yang sehat berasal dari ibu yang rajin," ujar Ibu Delisma, ketika memberikan penyuluhan terkait Stunting.

Sesuai dengan yang disampaikan bu Delisma tersebut, diharapkan kepada para orangtua terkhusus ibu-ibu untuk lebih rajin dalam membuat makanan yang sehat serta rajin dalam memperhatikan jadwal makan si buah hati. Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan si anak

Dengan dilaksanakan program ini diharapkan dapat mencegah peningkatan serta menekan jumlah penderita Stunting di Desa Banjar Seminai serta dapat memberikan edukasi kepada para orangtua untuk dapat lebih memperhatikan proses pertumbuhan si buah hati. (rls)

Tag:Siak
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)