DATARIAU.COM - Kebenaran itu berdasarkan dalil dan bukanlah kebenaran itu berdasarkan apa yang dilakukan manusia.
Tolak Ukur Sebuah Kebenaran.
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin -rahimahullah- berkata:
الحق ما قام عليه الدليل و ليس الحق فيما عمله الناس
Kebenaran itu berdasarkan dalil dan bukanlah kebenaran itu berdasarkan apa yang dilakukan manusia. (Majmu al-Fatawa 7/367)
Ucapan ini selaras dengan firman Allah Ta'ala:
{وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ} [الأنعام : 116]
"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah). (QS. Al-An'am:116).
Beliau -rahimahullah- juga berkata:
الحق منصور و إن قل أتباعه
والباطل مخذول و لو كثر أتباعه
Kebenaran itu akan menang walaupun sedikit pengikutnya. Dan kebatilan itu akan kalah (terhinakan) walaupun banyak pengikutnya. (Syarah al-Kafiyah asy- Syafiyah 1/178).
Ya Allah, tunjukkan kepada kami bahwa yang benar itu benar, dan anugerahilah kami untuk mengikutinya. Dan tunjukkan kepada kami bahwa yang batil itu batil, dan anugerahi kami untuk menjauhinya.
آمين