Tim Pengabdian Relawan Covid-19 UNRI Sosialisasi Penerapan New Normal di Desa Lubuk Ogung

datariau.com
426 view
Tim Pengabdian Relawan Covid-19 UNRI Sosialisasi Penerapan New Normal di Desa Lubuk Ogung
DATARIAU.COM - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Riau (LPPM UNRI) mengadakan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) dalam bentuk kegiatan relawan Covid-19.

Kukerta Relawan diikuti oleh mahasiswa yang telah memenuhi syarat dan dibebaskan melaksanakan kegiatan kerelawanan sesuai dengan domisili mahasiswa yang bersangkutan.

Untuk diketahui, Tim Kukerta Relawan Desa Lawan Covid-19 di Desa Lubuk Ogung yang beranggota 3 orang mahasiswi Fakultas Keguruan Ilmu dan Pendidikan UNRI. Mereka adalah Rizki Khodijah Matondang sebagai ketua Tim, Tri Mailinda Yuspita Sari dan Helda Prakawati sebagai anggota.

Pada hari Sabtu, 20 Juni 2020 Tim Kukerta Relawan UNRI melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai new normal yang dilaksanakan di Desa Lubuk Ogung, sosialisasi ini didampingi oleh Bhabinkamtibnas Bripka Aspan Hari, pejabat desa yang diwakili Sapri sebagai Kepala Dusun, Bidan Desa Lubuk Ogung Romika Amd Keb, Karang Taruna Desa Lubuk Ogung Ridwan dan juga tim relawan desa baik dari masyarakat setempat maupun dari pihak-pihak perusahaan yang berada dikawasan Desa Lubuk Ogung.

Rizki Khodijah Matondang mengatakan, bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut dilaksanakan di posko Covid-19 yang berada di jalan Langgam.

“Alasan kami mengambil tempat di jalan Langgam selain sebagai tempat posko lawan covid-19 juga dikarenakan jalan Langgam merupakan jalan satu-satunya menuju desa Lubuk Ogung. Hal ini tentu memudahkan kami dalam melakukan sosialisasi ke masyarakat desa Lubuk Ogung,” terangnya.


Bripka Aspan Hari sebagai Bhabinkabtimnas menyampaikan arahan bahwa soasialisasi dimulai dari pengecekan suhu masyarakat yang akan keluar masuk ke desa. Masyarakat luar desa diwajbkan menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum memasuki desa. Serta mendata masyarakat yang menjadi Orang Dalam Pengawassan (ODP).

"Sesuai arahan Bhabinkamtibnas kami melakukan pengecekan suhu mulai dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dan selanjutnya akan digantikan oleh relawan desa lainnya yang terdiri dari masyarakat desa dan pihak perusahaan yang berada di kawasan desa Lubuk Ogung."

"Kami juga mewajibkan masyarakat yang keluar masuk desa menggunakan masker. Jika terdapat masyarakat yang tidak menggunakan masker, kami juga membagikan masker ke masyarakat tersebut dan memberkan sosialisasi pentingnya mematuhi protokol kesehatan," paparnya.

Rizki memaparkan bahwa keadaan new normal bukanlah keadaan seperti sebelum datangnya pandemi Covid-19. Melainkan new normal merupakan keadaan yang diusahakan seperti biasa dengan mematuhi protokol kesehatan seperti, menggunakan masker, sering mencucui tangan, dan menjaga kesehatan.


"Sebab sama kita ketahui bahwa pandemi ini belum berakhir. Walaupun di daerah kita sudah membaik,” paparnya.

"Bagi masyarakat luar yang ingin memasuki kawasan desa Lubuk Ogung maka kami akan melakukan pengawasan ketat dengan menanyakan alasan beliau ke desa, melakukan pengecekan suhu badan, dan mewajibkan masyarakat tersebut mencuci tangan di posko sebelum masuk desa."

"Kami dan relawan desa serta bidan desa juga melakukan pengawassan ketat kepada masyarakat yang termasuk ODP dengan cara melakukan pengecekan langsung ke rumah masyarakat tersebut untuk di cek kesehatannya. Hal ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran covid-19," pungkasnya. (rls)
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Kukerta
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)