Secara Tidak Langsung Pembuat Berita Sering Mengajarkan Cara Maksiat

datariau.com
741 view
Secara Tidak Langsung Pembuat Berita Sering Mengajarkan Cara Maksiat
Ilustrasi

DATARIAU.COM - Kepada teman-teman wartawan dan redaksi media massa, nasehat ini untuk kita semua. Terkadang, sadar atau tidak kita sering mengajarkan publik untuk maksiat melalui berita yang kita publis.

Seperti berita pencabulan, pemerkosaan, pencurian, curanmor, penyelundupan narkoba dan lain sebagainya, bukannya membuat para pembaca mengambil kebaikan dari berita itu malahan menjadi sumber referensi bagi sebagiannya untuk berbuat yang serupa namun dengan cara yang lebih cermat agar tidak ditangkap polisi.

Maka sebaiknya, dalam menyampaikan berita berkaitan di atas, tidak perlu ditulis kronologis lengkap, sampaikan saja ddampak dari perbuatan itu dan tujuan kita, agar setelah membaca berita itu, publik akan menghindari perbuatan serupa.

Jangan sampai kita terjebak ke dalam kaedah tolong menolong dalam perbuatan maksiat. Karena ganjaran dosanya sangat luar biasa, dimana selama orang tersebut bermaksiat diakibatkan pentunjuk dari kita, maka kita akan mendapatkan kiriman dosa setiap saat.

"Barangsiapa menolong dalam yang haram atau dalam berbuat dosa, maka ia dihukumi sama dalam melakukan maksiat."

Seperti kaedah yang telah disimpulkan dari Al Qur’an dan hadits, contoh-contoh dalam poenerapannya yakni;

1- Siapa yang memberi petunjuk pada saudaranya untuk membunuh muslim lainnya dengan tindakan zalim, maka ia terhitung bermaksiat karena telah menolong dalam tindakan zalim.

2- Siapa yang memberi petunjuk pada orang lain untuk mencuri suatu barang, maka ia terhitung pula melakukan maksiat karena telah menolong dalam tindakan mencuri.

3- Menerbitkan dan menyebarluaskan buku-buku kesesatan yang berisi ajaran kesyirikan, bid’ah, maksiat, sihir, perdukunan, klenik, ramalan, maka teranggap berbuat maksiat.

4- Menyewakan toko pada orang yang diketahui akan menjual khomr (minuman keras), maka pemilik toko tersebut dihitung pula melakukan maksiat karena telah menolong dalam tindakan maksiat.

Semoga Allah Subahanahu wa Ta'ala senantiasa melindungi kita dalam membuat berita yang benar-benar mencerdaskan masyarakat, bukan sekedar mengejar ranking dan ratting. Karena setiap tulisan yang kita buat, tidak hanya dipertanggungjawabkan di dunia melainkan hingga kehidupan kekal di akhirat kelak.

Penulis
: Riki
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)