DATARIAU.COM - Tim Kukerta (Kuliah Kerja Nyata) Balik Kampung Universitas Riau mengadakan pelatihan Budidaya Ikan dalam Ember serta Aquaponik sebagai media tanam yang relevan dengan situasi pendemi Covid-19 dimana masyarakat dapat mengonsumsinya untuk membantu memulihkan ketahanan pangan keluarga.
Pelatihan ini dilaksanakan di 6 titik yang secara keseluruhan tersebar dalam peta demografi kelurahan sialang sakti yang terbagi atas 12 Rukun Warga (RW) dengan durasi waktu pelaksanaan di masing-masing titik berkisar antara 1 jam-2 jam.
Kegiatan pelatihan pertama diselenggarakan pada Selasa, 21 Juli 2020 pukul 16:00-18:00 WIB di Jl.Wates Gg Keluarga tepatnya di lingkungan RT 03 RW 03 Kelurahan Sialang Sakti di kediaman ketua RT 03 RW 03. Para peserta pelatihan dihadiri oleh para kelompok ibu-ibu PKK yang ada di lingkungan RT 03 RW 03 berkisar 20 orang
Acara dimulai dengan registrasi peserta pada meja registrasi yang telah disediakan dan selanjutnya dilakukan pengecekan keadaan fisik terhadap peserta pelatihan dengan seminimal mungkin peserta telah memasuki lokasi pelatihan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Acara dibuka oleh sambutan dan kata pengantar dari ketua RT 03 RW 03, ketua ibu-ibu PKK serta Ketua RW 03 Kelurahan Sialang Sakti selaku pembimbing lapangan saat melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) serta dilanjutkan dengan perkenalan anggota kelompok Kukerta Universitas Riau di lingkungan Kelurahan Sialang Sakti.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pemberian bahan pelatihan berupa penjelasan mengenai teknik melakukan Budidaya Ikan dalam Ember sekaligus Aquaponik, yang dipandu oleh Sdr Abiel Tarigan dan Jose Prihadi Simangungsong selaku penanggung jawab program Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) dan Aquaponik.
Pelatihan kedua dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2020 di lingkungan RT 02 RW 03 Kelurahan Sialang Sakti tepatnya di kediaman Ketua RT 02 di Jl.Sumatra Gg Karya No.10, yang dimulai dari pukul 16:00 hingga 17:30 WIB. kegiatan ini diikuti oleh 10 orang peserta dari ibu-ibu di lingkungan RT 02, dengan teknis dan mekanisme acara yang disesuaikan dengan pelatihan sebelumnya
Acara selanjutnya dilakukan pelatihan yang bertepat di Jalan Sumatra Ujung No.48 dikediaman Ketua RT 01 RW 12 Kelurahan Sialang sakti dengan diikuti oleh 30 orang yang berasal dari kalangan ibu-ibu di lingkungan RT 01 RW 12. Kegiatan ini dilakukan pada hari Selasa, 28 Juli 2020 pukul 14:00 hingga 15:30 WIB, pada acara kali ini bersempena dihadiri secara langsung oleh Bapak Lurah, Kelurahan Sialang Sakti, Bapak Hasan Nusi, SE. Kemudian dihadiri oleh Bapak RT 01 RW 12, Bapak Guseng, lalu dihadiri oleh Bapak RW 12 Kelurahan Sialang Sakti, Bapak Prayitno dan terkahir juga dihadiri oleh Bapak RW 03 Kelurahan Sialang Sakti, Bapak Ir.Siswo Pranoto, MT
Kemudian acara pelatihan selanjutnya dilaksanakan pada Selasa, 28 Juli 2020 di kediaman secretariat Kelompok Wanita Tani Perjuangan RT 04 RW 12 Kelurahan Sialang sakti yang bertempat di Jl. Sumatera Gg Sumatera No.01, kegiatan ini dimulai pada pukul 16:00-18:00 WIB. pada pelatihan kali ini diikuti oleh sekitar 15 orang ibu-ibu kelompok wanita tani yang kesehariannya mengembangkan tanaman-tanaman palawija dan sayur mayor untuk dijadikan sebagai basis ketahanan pangan keluarga. Di lokasi pelatihan kali ini juga bertepatan dilaksanakan di sekretariat kelompok wanita tani dimana terdapat kolam uji coba ternak lele dan rumah kaca bagi banyak bibit tanaman seperti brokoli, sawi, seledri, bawang daun, selada, cabai, tomat, terung, kucai, bawang, jeruk dan masih banyak lagi yang secara rutin dikembangkan oleh para ibu-ibu dari hasil bantuan pertanian yang diberikan oleh kelurahan setempat.
Acara pelatihan selanjutnya dilaksanakan di kediaman ketua RT 01 RW 03 Kelurahan Sialng sakti pada Sabtu, 8 Agustus 2020 yang diikuti oleh sekitar 30 orang ibu-ibu PKK di lingkungan RT 01 RW 03, di Jl. Wates Gg Bahagia No.40. Kegiatan ini bersempena dengan agenda pertama ibu-ibu PKK yang merupakan program khusus dari RW 03 Kelurahan Sialang Sakti. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 16:00 hingga 18:00 WIB.
Acara pelatihan selanjutnya yang sekaligus sebagai acara pelatihan Budidaya Ikan dalam Ember yang terakhir dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2020 pukul 16:00-18:00 WIB di lingkungan RT 03 RW 01 Kelurahan Sialang Sakti yang berlokasi di Jl. Pertanian Ujung No.12. kegiatan ini juga bersempena dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan ibu-ibu PKK di lingkungan RT 03 RW 01 yang diikuti oleh sekitar 25 orang ibu-ibu PKK dan dihadiri langsung oleh Bapak Lurah, Kelurahan Sialang Sakti, Bapak Hasan Nusi, SE kemudian dihadiri oleh beberapa staff Kelurahan Sialang Sakti dan pihak LPM Kelurahan Sialang Sakti beserta Ketua RW 03 Kelurahan Sialang Sakti yakni Bapak Ir. Siswo Pranto, MT selaku pembimbing lapangan.
Dalam rangkaian kegiatan pelatihan Budidaya Ikan dalam Ember yang ditajah oleh Kelompok Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Balik Kampung Universitas Riau tahun ajaran 2020 berjumlah 9 orang, dengan Desi Natalia sebagai Koordinasi Lapangan dan Irwan Toni Gurning sebagai Ketua Pelaksana, diikuti oleh Abiel Tarigan sebagai penanggung jawab program Budidaya Ikan dalam Ember dan Jose Prihadi Simangungsong sebagai penanggung jawab program Aquaponik.
Dalam kegiatan pelatihan Budidaya Ikan dalam Ember, terlebih dahulu para anggota kelompok melakukan sounding dengan masing-masing RT yang didatangi dengan mengirimkan surat undangan pelatihan yang nantinya akan disebar oleh ketua RT kepada masyarakatnya sebagai pemberitahuan untuk mengikuti kegiatan pelatihan, sekaligus ketua RT melakukan seleksi terhadap siapa saja yang tidak terinfeksi Covid-19 dan layak untuk mengikuti pelatihan, mengingat dan mempertimbangkan kondisi pandemic Covid-19 dan tetap dilaksanakan pada acara terbuka dengan kapasitas 10-30 peserta, tentunya dengan memetahui standar protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan bersamaan dengan praktik social distancing pada jejeran kursi/tempat duduk yang disediakan.
Sebelum memulai acara, para anggota juga memperingatkan para peserta untuk membawa peralatan yang akan dibawa seperti ember bekas dan aqua bekas. Lebih lanjut Abiel Tarigan menjelaskan bahwa yang menjadi alat dalam pelatihan kali ini ialah ember bekas (utamanya ember cat) yang dapat menampung kira-kira 50 ekor ikan, aqua bekas dengan kapasitas 5-7 dipasang melingkar sesuai dengan bentuk wadah, kemudian rockwall sebagai media tanam sayuran, kawat atau tali plastic yang berfungsi dalam mengikat aqua bekas sebagai wadah tanaman ke permukaan ember bekas, agar dapat menggantung dan tumbuh dengan baik, kemudian juga membutuhkan kain flannel yang berfungsi dalam mengalirkan air dan makanan yang diperoleh dari kotoran ikan yang sekaligus diternakkan dalam ember, sedangkan yang menjadi bahan dalam pelatihan kali ini ialah bibit ikan lele jumbo sebanyak 5-10 ekor untuk masing-masing peserta dimana sudah terlebih dahulu dibibitkan oleh kelompok mahasiswa dengan usia sekitar 2 minggu dan dengan panjang 2-3 cm dan bibit tanaman bayam merah, kangkung dan seledri sebanyak 5-8 unit per masing-masing peserta dimana sudah disemai terlebih dahulu oleh kelompok mahasiswa dengan usia benih sekitar 5 hari dengan panjang mencapai 5 cm (bibit tanaman dan bibit ikan diberikan secara gratis kepada peserta pelatihan).
Lebih lanjut Jose Prihadi memberikan keterangan bahwa aquaponik yang digunakan tidak selamanya berbentuk aqua saja sebagai wadah, dapat juga berbentuk wadah lain yang dengan mudah menunjang pertumbuhan tanaman. Begitu juga dengan tanaman yang ditanam dalam wadah dapat divariasikan oleh ibu-ibu sesuai dengan kebutuhan masing-masing yang pasti dapat berguna bagi ibu-ibu peserta pelatihan
Lebih lanjut lagi Ketua RW 03, Bapak Ir.Siswo Pranoto, MT mengungkapkan bahwa langkah cerdas ini didukung sepenuhnya untuk bersama-sama menciptakan potensi keluarga yang memiliki ketahanan pangan yang kuat agar secara kontinui dapat mengurangi konsumsi yang terlalu tinggi utamanya dalam kebutuhan dapur, beliau mengatakan bahwa ?kalau bisa menanam secara langsung dan mendapatkan hasil dari apa yang kita tanam, kenapa tidak? Selagi gratis lagi dan kita dapat mengonsumsinya secara sehat karna menggunakan pupuk alami?
Diakhir sesi, kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Balik Kampung Universitas Riau dalam melakukan pelatihan Budidaya Ikan dalam Ember melakukan finishing atau tahap akhir berupa evaluasi penerapan yang dilakukan oleh peserta di rumah masing-masing dan setelah melakukan pendataan berupa evaluasi, terdapat 80% ibu-ibu peserta pelatihan yang telah menerapkan Budidaya Ikan dalam Ember ini secara baik dan benar di rumah masing-masing, bahkan sudah ada yang memanen sayuran yang disemai di dalamnya. Dan sebagai effort yang mendukung kegiatan ibu-ibu tani dan PKK di wilayah kelurahan RW 12 dan RW O3, maka kelompok mahasiswa kukerta juga menebar, media tanam hidroponik di beberapa kolam besar milik warga RW 12 dan RW 03 untuk dimanfaatkan dalam membuat media tanam yang efektif diletakkan di kolam bersama. (rls)