Jelang UAS, Psikologi UIR Matangkan Pemahaman Sejarah dan Bahasa di Museum Sang Nila

datariau.com
1.250 view
Jelang UAS, Psikologi UIR Matangkan Pemahaman Sejarah dan Bahasa di Museum Sang Nila
Foto: Abdul Kadir
Mahasiswa Psikologi UIR saat berada dalam Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau.

PEKANBARU, datariau.com - Jelang pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) sejumlah mahasiswa Program Studi Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau melakukan program pembelajaran langsung dengan mengunjungi museum sebagai pusat budaya dan dokumentasi sejarah.

Demikian diungkapkan Robby Fernanda Arifin Ketua Tingkat 3A Angkatan 2017 Psikologi UIR saat ditemui datariau.com di museum Sang Nila Utama Pekanbaru, Rabu (19/12/2018).

Melalui kunjungan budaya sebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami sejarah yang ada di museum. Sehingga mahasiswa memiliki pola pikir terstruktur dengan memahami kehidupan masa dahulu.

"Kita berharap melalui kegiatan ini kawan kawan mahasiswa mampu memahami sejarah yang ada di Indonesia khususnya mengenai sejarah di Riau," sebut Robby.

Demi Setia Nur Amalah Mahasiswa Pemuncak Apresiasi Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) Bahasa mengaku senang bisa melakukan kunjungan ke museum Sang Nila Utama. Mahasiswa peraih Juara 3 Puisi Tingkat Kabupaten tahun 2015 itu sangat antusias memperhatikan setiap benda bersejarah yang dipajang dalam museum tersebut.

"Ini sangat bermanfaat terutama dalam dalam menambah  serta memperdalam wawasan tentang situs-situs sejarah," akunya.

Demi berpesan kepada setiap orang yang berkunjung ke museum dapat memberi inspirasi khususnya dalam meningkatkan wawasan sejarah dan kebudayaan.

"Semoga bisa lebih menghargai tentang sejarah dan mau mempelajarinya," terang mahasiswa kelahiran Aceh, 17 Desember 1999 itu.

Hal sama diungkapkan, Yuan Saldsamon mahasiswa Psikologi itu sangat mendukung program kunjungan sejarah dan budaya ke museum Sang Nila Utama Provinsi Riau itu.

"Saya dangat senang dengan kegiatan ini, selain sebagai acara perpisahan kelas,  kami juga dapat mempererat hubungan pertemanan dan silaturahim,  terutama antara mahasiswa dan dosen. Saya harap kegiatan seperti ini terus diadakan untuk kedepannya," ungkap peserta Pelayaran Lingkar Nusantara ke-5 Pramuka Saka Bahari Nasional 2016 itu.

Vilda Julita Hidayah Bendahara Tingkat 3A Angkatan 2017 itu merasa takjub dan bahagia bisa mengunjungi situs sejarah terutama mengenai sejarah dan kebudayaan yang ada di Provinsi Riau.

"Saya sangat senang dan pastinya menambah pengalaman baru karena seumur hidup saya tinggal di Pekanbaru, baru hari ini bisa menginjakkan kaki di museum Riau," sebut mahasiswa asal Inhil itu.

Vilda menegaskan, dirinya sangat bersyukur bisa mengikuti aktivitas penuh manfaat itu. Intinya perjalanan besejarah ini akan selalu diingat dan menjadi pengalaman tak terlupakan buatnya. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada pembimbing kami karena telah menyempatkan waktu untuk bisa mengajak kami melakukan kegiatan yang sama sekali belum kami lakukan sebelumnya," paparnya. 

Di halaman depan museum terdapat koleksi yang besar, berupa miniatur alat pengeboran minyak sumbangan dari perusahaan minyak Chevron. Di halaman belakang terdapat koleksi kerangka ikan paus. Saat berada di museum, mahasiswa Psikologi langsung melihat koleksi-koleksi yang dipajang di museum dalam lemari kaca atau bisa juga melihat langsung peninggalan sejarah tersebut.

Berdasarkan pantauan datarkau.com di museum Sang Nila Utama, saat memasuki museum pengunjung langsung disuguhkan dengan koleksi klasik nan asri dan tetap terjaga. (abd)

Penulis
: Abdul Kadir
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)